Senin, 15 Jun 2026 06:07 WIB

Kebakaran Pasar Kesamben Blitar Berhasil Dipadamkan, 5 Jam Petugas Jinakkan Api

Petugas berusaha memadamkan api, kondisi pasar pasca-kebakaran.(Foto-foto: Damkar Blitar)
Petugas berusaha memadamkan api, kondisi pasar pasca-kebakaran.(Foto-foto: Damkar Blitar)

jatimnow.com - Ratusan lapak dan kios di Pasar Kesamben Blitar ludes dilahap si jago merah. Kebakaran yang terjadi kemarin malam sekitar pukul 20.00 WIB, berhasil dipadamkan dini hari tadi.

Sejumlah mobil pemadam kebakaran dari luar kota seperti Tulungagung, Kediri dan Malang dikerahkan untuk membantu proses pemadaman.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Belum diketahui pasti penyebab peristiwa kebakaran ini. Polisi masih menungggu tim Labfor Polda Jatim untuk melakukan olah TKP. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Petugas jugas masih melakukan pendataan untuk mengetahui total kerugian.

Kasi Penanggulangan Dan Investigasi Damkar Kabupaten Blitar Tedi Prasojo mengatakan kobaran api diketahui pertama kali dari bagian tengah pasar. Api cepat membesar karena banyak barang mudah terbakar di dalam pasar. Terlebih mayoritas kios dan lapak terbuat dari kayu sehingga kobaran api dengan mudah membesar.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

"Di sebelah pasar kebetulan ada sungai sehingga saat air dari tangki habis langsung kita ambil dari sungai dan kita semprotkan ke titik api," ujarnya, Senin (28/11/2022).

Setelah petugas berjibaku selama 5 jam, kobaran api berhasil dipadamkan. Petugas lalu melakukan pembasahan untuk memastikan api tidak muncul lagi.

Dari hasil pendataan total terdapat 260 unit lapak, 49 unit kios permanen dan 50 lapak swadaya yang terbakar dalam peristiwa ini.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

"Tidak ada korban jiwa untuk nomimal kerugian masih kita hitung, " tuturnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.