Selasa, 16 Jun 2026 04:08 WIB

Ceburkan Diri ke Sungai Brantas, Pria Jombang Sempat Titip Motor

foto: Andrea Poppa/Unsplash.com
foto: Andrea Poppa/Unsplash.com

jatimnow.com - Jupri (58) warga Dusun Ngotok, Desa Kedungotok, Kecamatan Tembelang, Jombang nekat menceburkan diri ke sungai brantas pada Sabtu (26/11/2022). Lantaran arus sungai Brantas yang cukup deras, Jupri sulit untuk ditemukan.

Menurut keterangan Bisri (62) warga Desa Keboan, Kecamatan Ngusikan, mengatakan jika sebelum menceburkan diri ke sungai, korban sempat menitipkan sepeda motornya.

Baca Juga: Pencari Ikan yang Tenggelam di Sungai Brantas Tulungagung Ditemukan Tewas

"Korban sempat menitipkan motor Honda Beat nopol L 3682 QBQ, sekitar pukul 05.00WIB di rumah," katanya, Minggu (27/11/2022).

Usai menitipkan sepeda motor, Jupri selanjutnya berjalan menuju ke pasar Keboan.

"Ia berjalan seperti orang linglung di sekitar pasar Keboan dan di pinggir sungai Brantas," lanjut Bisri.

Sementara itu, Iksan (39) warga setempat melihat korban dengan tiba-tiba menceburkan diri ke sungai Brantas yang mengalir Dusun/Desa Keboan.

Baca Juga: Warga Tulungagung Hilang saat Berburu Ikan Mabuk di Sungai Brantas

"Sekitar pukul 09.30 WIB, korban menceburkan diri ke sungai. Saya dan warga lainnya berusaha menolong, namun derasnya arus sungai brantas membuat korban hanyut terseret arus," tukasnya.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Kabupaten Jombang, Bambang Dwijo membenarkan adanya orang tenggelam di Desa Keboan, Kecamatan Ngusikan.

"Kita menerima laporan orang tenggelam pada malam harinya. Untuk TKP ada di Desa Keboan, Ngusikan," kata Bambang.

Baca Juga: Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

Ia menjelaskan jika kondisi kejiwaan korban belum diketahui secara pasti. Namun anggota BPBD kabupaten Jombang, sudah melakukan asesment di sekitar lokasi kejadian.
"Tim berada lokasi untuk melakukan assessment," ucapnya.

Ia mengatakan jika korban diketahui bernama Jupri (58), warga Dusun Ngotok, Desa Kedungotok, Kecamatan Tembelang yang meneburkan diri dan belum ditemukan.

"Ciri-ciri korban berambut keriting, memakai kaos lengan pendek warna hitam, menggunakan celana panjang warna gelap, memakai kopyah warna coklat dan mengenakan masker," pungkasnya.

 
Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.