Kamis, 18 Jun 2026 18:52 WIB

24 Orang Gangguan Jiwa di Kabupaten Blitar Masih Dipasung

  • Penulis : CF Glorian
  • | Jumat, 03 Agu 2018 11:00 WIB
Kabid Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Krisna Yekti
Kabid Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Krisna Yekti

jatimnow.com - Hingga akhir bulan Juli, 24 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di wilayah Kabupaten Blitar masih terbelunggu pasung. Jumlah ini menyebar di beberapa kecamatan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Krisna Yekti mengatakan sebelumnya tercatat ada 157 ODGJ yang masih dipasung. Namun, jumlah ini terus berkurang seiring sejumlah pendampingan yang dilakukan oleh pemerintah.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

"Dari data kami, 157 itu yang meninggal ada 7 orang, yang sudah dibebaskan ada 78 orang, 48 orang masih dalam proses ya. Artinya tak lama lagi sudah bisa di lepas. Nah, yang masih dipasung oleh keluarga ini ada 24 orang," kata Krisna, Jumat (03/08/2018).

Lanjut Krisna, pembebasan pasung akan diprioritaskan pada semester kedua ini. Petugas puskesmas setempat akan melakukan pendampingan pasien ODGJ dengan mendatangi ke rumah.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Meski sebagian telah dibebaskan, namun data yang ada, Kecamatan Srengat, Udanawu, Kanigoro, Talun dan Selopuro menjadi penyumbang jumlah ODGJ terbanyak bila dibandingkan kecamatan lainnya.

Sejumlah kendala yang dialami dalam pembebasan ODGJ di Kabupaten Blitar justru dari pihak keluarga. Ia optimis, program 2019 bebas pasung yang dicanangkan oleh Gubernur Jawa Timur dapat terpenuhi.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

"Srengat ada 14 orang. Wonodadi dan Kanigoro 12 orang. Talun dan Selopuro ada 10 orang. Tapi beberapa diantaranya sudah kita bebaskan. Kita juga optimis 2019 bebas Pasung bisa terpenuhi," pungkasnya.

Reporter: CF Glorian
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.