Sabtu, 13 Jun 2026 01:21 WIB

HUT PGRI, Ning Ita Ajak Guru Tekan Kenakalan Remaja

Wali Kota Ika Puspitasari (Ning Ita) saat hadir dalam perayaan HUT PGRI yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto (Foto-foto: Vandi for jatimnow.com)
Wali Kota Ika Puspitasari (Ning Ita) saat hadir dalam perayaan HUT PGRI yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto (Foto-foto: Vandi for jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto menggelar perayaan HUT PGRI dengan acara seminar dan gebyar seni anugerah.

Kegiatan dihadiri Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (Ning Ita), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Amin Wachid, Ketua PGRI Kota Mojokerto Mulib serta narasumber akademisi dan praktisi dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Suyatno.

Baca Juga: Tulungagung Deklasikan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Bebas Titipan

Ning Ita mengajak seluruh guru untuk bersinergi dengan pemerintah dan stakeholder lainnya dalam menghadapi beragam persoalan kenakalan remaja yang semakin marak. Mengingat, masing-masing pihak memiliki peran dalam menekan angka kasus kenakalan remaja yang ada.

"Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Kita, kulo dan panjenengan sedoyo (saya dan Anda semua). Tidak bisa pemerintah bergerak sendiri, tidak bisa kepolisian, BNN bergerak sendiri. Guru diberi tanggung jawab sendiri juga pasti tidak mampu. Peran keluarga yang begitu strategis juga tidak bisa diabaikan," jelas Ning Ita di MPP Gajahmada, Kamis (24/11/2022) malam.

Menurut Ning Ita, sejumlah persoalan kenakalan remaja yang menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto saat ini di antaranya peredaran narkoba, perilaku seks menyimpang dan prostitusi serta degradasi karakter dan moral remaja. Berbagai persoalan itu membutuhkan strategi pemecahan masalah yang berbeda.

Baca Juga: Gus Iqdam Sebut Mahasiswa Tak Cukup Hanya Pintar, Harus Dekengan Pusat

"Saya ingin di forum ini terjadi diskusi, dan hasilnya saya dapat rekomendasai yang bisa ditindaklanjuti. Lalu sesuai peran saya, kebijakan apa yang dibutuhkan untuk bisa mendukung skema solusi tersebut. Jadi ada sinergi dengan kita semuanya," terangnya.

Sementara akademisi dan praktisi dari Unesa, Suyatno menjelaskan sebab-musabab bagaimana seorang siswa dapat terjerumus dalam perilaku kenakalan remaja. Lelaki yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Gerakan Pramuka Indonesia ini menyebut jika ketiadaan rasa aman dan nyaman di sekolah menjadi salah satu sebabnya.

"Sekolah perlu menciptakan rasa aman dan nyaman bagi anak. Sehingga dia mencari di tempat lain. Karena anak merasa tidak diterima di sekolah, dia cari komunitas di luar, yang bisa jadi justru berpotensi menjerumuskan anak ke perilaku menyimpang," paparnya.

Baca Juga: Klarifikasi Dugaan Praktik Titipan Jabatan, Komisi D DPRD Jember Panggil Dispendik

Dia menambahkan, eksistensi siswa harus di sekolah harus diakui dan tidak bisa dipungkiri, aspek tersebut hingga saat ini masih sering luput dari perhatian para pendidik. Seringkali hanya siswa kategori cemerlang yang dilibatkan dalam berbagai kegiatan di sekolah. Demikian pula pada aspek memberi penghargaan.

"Melalui forum sinergis tersebut, diharapkan nantinya dapat tercipta suatu kebijakan yang startegis, untuk mempersiapkan calon generasi bangsa, sehingga dapat terwujud Indonesia Generasi Emas 2045," pungkasnya. (ADV)

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.