Minggu, 21 Jun 2026 06:06 WIB

Disparbud Lamongan Gelar Jelajah Sejarah, Kenalkan Potensi Wisata Pantura

Peserta jelajah sejarah Disparbud Lamongan saat mengunjungi Musem Sunan Drajat. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Peserta jelajah sejarah Disparbud Lamongan saat mengunjungi Musem Sunan Drajat. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamongan mengajak muda-mudi Paguyuban Yak-Yuk 2022 untuk menjelajah sejarah di daerah utara Lamongan.

Dua tempat yang dituju yakni Museum Sunan Drajat yang berada di dalam kompleks Makam Sunan Drajat Desa Drajat, dan Makam Sunan Sendang Duwur di Desa Sandang Duwur, Kecamatan Paciran, Lamongan.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamongan, Siti Rubika mengungkapkan muda-mudi Paguyuban Yak-Yuk 2022 dikenalkan jejak masa lampau di Utara Lamongan.

"Tak sekadar mengenalkan ke paguyuban Yak-Yuk, harapannya juga bisa mengedukasi anak-anak muda lainya melalui komunikasi Medsos masing-masing finalis," ungkap Rubika, Rabu (23/11/2022).

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Nantinya seluruh anggota paguyuban, kata Rubika, diharuskan membuat postingan medsos meliputi vlog maupun story visual yang komunikatif mengenai jejak sejarah di dua tempat tujuan.

"Dengan begitu pengenalan wisata sejarah di Lamongan bisa optimal, tren komunikasi Medsos belakangan digemari warga itu yang mulai kita maksimalkan," urainya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Disebutkan Rubika, selain Paguyuban Yak-Yuk juga ada influencer Medsos dan media massa. Seluruh rombongan berjumlah 50 orang.

"Banyak yang bisa dieksplor di Lamongan, berkat pengelolaan dan pembangunan yang terus dilakukan para wisatawan dijamin mendapat pengalaman berwisata yang lain dari pada yang lain," ujarnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.