Senin, 15 Jun 2026 00:49 WIB

Suami-Istri Bersaing di Pilkades Ponorogo, Seperti Apa?

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 22 Nov 2022 13:42 WIB
Subagya dan Diana Sukawati merupakan pasangan suami istri yang maju dalam pilkades serentak di Ponorogo. (foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Subagya dan Diana Sukawati merupakan pasangan suami istri yang maju dalam pilkades serentak di Ponorogo. (foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Ponorogo yang digelar, Selasa (22/11/2022), diikuti 58 calon kepala desa. Jumlah ini memperebutkan kursi kepala desa di 23 desa.

Hal yang menarik dari pilkades ini terdapat 5 pasutri yang ikut bersaing. Bahkan mereka rela bersaing dengan pasangannya sendiri.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Seperti yang terlihat di Desa Cekok, Kecamatan Babadan. Adalah pasangan Subagya dan Diana Sukawati yang sempat dipamerkan di balai Desa Cekok.

Keduanya duduk berdampingan dan melihat warga Desa Cekok melakukan pemilihan. Tidak ada yang tahu, warga memilih Subagya atau Diana Sukawati.

Tahapan Pilkades sama dengan Pemilu pada umumnya. Para pemilih datang kemudian absen. Bagi mereka yang membawa handphone diwajibkan untuk dititipkan.

Bagi yang sudah menerima kertas suara, langsung menuju ke bilik untuk mencoblos sesuai pilihannya. Memasukkan ke kotak suara. Terakhir diberi tinta, sebagai bukti bahwa telah melakukan pencoblosan.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

“Ada lima desa yang bacakades diisi oleh pasutri,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Desa (Pemdes), Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Ponorogo, Anik Purwani.

Ia menyebut kelima cakades yang diisi oleh pasutri adalah Desa Bungkal, Desa Bedi Wetan Kecamatan Bungkal, Desa Paringan Kecamatan Jenangan, Desa Tugurejo Kecamatan Slahung dan Desa Menang Kecamatan Jambon.

Sementara itu, komisi A DPRD Ponorogo melakukan sidak di berbagai desa yang melakukan pilkades, yang salah satunya di Desa Morosari, Kecamatan Sukorejo.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

“Kami ingin memastikan setiap tahapan berjalan dengan lancar. Kita antisipasi kerawanan,” ujar wakil ketua komisi A, Agung Priyanto, Selasa siang.

Agung mengatakan jika tahun ini berbeda dengan sebelumnya. Di mana hanya ada satu tempat pemungutan suara (TPS), sedangkan saat ini terdapat TPS tambahan.

“Kita berharap kondusif. Untuk titik rawan sudah kami antispasi. Namanya riak di setiap Pilkades itu ada. Jika memang ada gugatan, dalam waktu 3 hari diselesaikan,” pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.