Kamis, 18 Jun 2026 02:44 WIB

Menteri Keuangan Sri Mulyani Terus Berupaya Ungkap Kasus Penyelundupan

Konferensi Pers Penindakan 3 Kontainer MMEA Pemusnahan 16,8 Juta Batang Rokok dan 960 Botol MMEA Ilegal di Longroom PT Peti Kemas Sueabaya
Konferensi Pers Penindakan 3 Kontainer MMEA Pemusnahan 16,8 Juta Batang Rokok dan 960 Botol MMEA Ilegal di Longroom PT Peti Kemas Sueabaya

jatimnow.com - Upaya pemerintah untuk menciptakan kondisi ekonomi yang sehat dan kondusif salah satunya dengan menekan seminimal mungkin praktik penyelundupan dan Peredaran barang kena Cukai ilegal.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani pada acara Konferensi Pers pengungkapan upaya penyelundupan 3 kontainer miras dan rokok ilegal di kantor Terminal Peti Kemas Surabaya, Kamis (2/8/18).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Selain aspek ekonomi, pemberantasan praktik-praktik curang khususnya barang-barang yang diatur dan diawasi seperti minuman keras dan rokok tersebut bertujuan untuk melindungi masyarakat.

"Untuk itu kementerian keuangan dan di dalamnya ada Direktorat Jenderal bea dan cukai pada 12 Juli 2017 lalu meluncurkan program penertiban impor berisiko tinggi (PIBT) bersinergi dengan Polri TNI Kejaksaan KPK PPATK Kementerian Perdagangan serta instansi terkait lain termasuk Pemda," imbuhnya.

Ia menambahkan, bahwa kementerian keuangan melalui Dirjen bea cukai juga menjalin kerjasama dengan negara-negara lain dalam membendung aksi penyelundupan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Kerjasama ini terbukti efektif dengan melejitnya jumlah kasus penyelundupan yang berhasil diungkap oleh bea cukai baik di wilayah perbatasan laut dan darat Bandar Udara maupun pelabuhan laut.

"Contohnya saja dalam waktu satu semester ini kita bisa menggagalkan penyelundupan narkoba hampir 4 ton, hampir dua kali lipat total tangkapan selama tahun 2017," jelasnya.

Sri Mulyani juga mengungkapkan, bahwa selain PIBT, Sinergi Bea Cukai dengan berbagai instansi tersebut berlanjut dalam bentuk program Penertiban Cukai Beresiko Tinggi (PCBT) dengan target barang kena cukai ilegal termasuk rokok.

Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta

"Menurut hasil survei UGM belum lama ini upaya penertiban Bea Cukai yang didukung berbagai pihak ini terbukti berhasil menekan peredaran rokok ilegal dengan 12, 14% tahun 2016, menjadi 7,04% pada 2018, sehingga potensi Cukai yang berhasil diselamatkan selama periode itu mencapai Rp. 1,5 triliun," pungkasnya.

Reporter: Arry Saputra
Editor: Arif Ardianto






Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.