Selasa, 16 Jun 2026 18:34 WIB

Pemkab Mojokerto Gelontorkan Rp18 Miliar Bangun 5598 Jamban

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat kucurkan bantuan untuk jamban sehat. (Foto-foto: Diskominfo Kabupaten Mojokerto for jatimnow.com)
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat kucurkan bantuan untuk jamban sehat. (Foto-foto: Diskominfo Kabupaten Mojokerto for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto mengucurkan bantuan sosial (Bansos) jamban sehat senilai Rp18 miliar kepada 5.598 kepala keluarga (KK) di 18 kecamatan yang belum memiliki jamban yang layak.

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menargetkan dengan anggaran itu seluruh desa bisa berstatus open defecation free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan tahun ini.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Bantuan untuk menuntaskan pembangunan jamban itu diserahkan secara stimulan oleh Bupati Ikfina kepada perwakilan penerima jamban sehat di Balai Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.

Penyerahan bantuan jamban sehat itu juga dihadiri Jajaran Forkopimda Kabupaten Mojokerto, Pimpinan Bank Jatim, Kepala DPRKPP Kabupaten Mojokerto Rachmat Suharyono, Forkopimca Mojoanyar, Kades Kepuhanyar, Kades Gebangmalang, TP PKK Kecamatan Mojoanyar dan Ketua Forum Kabupaten Sehat.

Bupati Ikfina mengatakan, dari total anggaran Rp18 miliar itu, Pemkab memploting masing-masing penerima mendapatkan Rp3,1 juta untuk pembangunan jamban sehat. Dengan rincian Rp2,1 juta untuk biaya bahan bangunan dan Rp1 juta untuk pekerja.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Bersama Mbak Vinanda Salurkan Bansos Rp1,819 M di Kota Kediri

Ikfina juga melakukan peninjauan secara langsung ke beberapa rumah warga dan toko bangunan di Desa Kepuhanyar. Hal itu untuk memastikan proses pembangunan berjalan dengan baik.

"Jadi tadi kita sudah lihat di lapangan, kita sudah tinjau ke toko bahan bangunan dan betul-betul dibuat sesuai standar yang bagus," kata Ikfina, Sabtu (19/11/2022).

Baca Juga: Warga Probolinggo Kini Bisa Ajukan Koreksi Data Bansos Lewat HP

Ikfina menilai proses pembangunan jamban semuanya sudah mengalami progres yang baik. Pengiriman bahan bangunan pun sudah siap 51 persen. Dalam proses pembangunan jamban itu, lanjut Ikfina, pihaknya melibatkan partisipasi masyarakat untuk penyedia bahan bangunannya maupun tenaga kerjanya.

"Kegiatan ini bukan hanya pembangunan jamban tetapi semacam padat karya. Jadi kita memanfaatkan tenaga kerja lokal dan penyedia barang yang ada di lokasi pembangunan," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.