Minggu, 21 Jun 2026 05:41 WIB

Belasan Korban Penipuan Arisan Bodong Lintas Provinsi Lapor Polres Bojonegoro

Sejumlah korban investasi bodong saat melapor di Mapolres Bojonegoro. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Sejumlah korban investasi bodong saat melapor di Mapolres Bojonegoro. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak 17 orang melapor ke Mapolres Bojonegoro, pada Kamis (17/11/2022). Mereka mengaku menjadi korban investasi abal-abal berkedok arisan yang dikelola DYP alias Dessy warga Desa Ngraho Kecamatan Gayam. Mereka berasal dari Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Para korban mayoritas ibu rumah tangga berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur dan Kabupaten Blora Jawa Tengah.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Menurut Irul warga Kecamatan Gayam, kedatangannya ke Mapolres Bojonegoro untuk melaporkan DYP alias Dessy pengelola arisan bodong yang kabur dengan membawa sejumlah uang miliknya berikut para korban lainnya.

"Kita datang ke Polres Bojonegoro untuk minta keadilan dan melaporkan DYP (alias Dessy) yang kabur tidak ada tanggung jawab," bebernya

Irul mengungkapkan, DYP alias Dessy sudah kabur dan tidak bisa dihubungi sejak akhir bulan Juli yang lalu.

Sebelumnya terlapor juga pernah berjanji akan mengembalikan uang milik member. Namun hingga jatuh tempo 1 November yang lalu terlapor malah menghilang tidak jelas keberadaannya.

"Kerugian bervariatif. Ada yang Rp20 juta, Rp57 juta, yang paling banyak itu ada sampai Rp150 juta. Jika ditotal kerugian sekitar Rp1,3 miliar," bebernya.

Senada, salah satu korban lain yang juga melapor ke Mapolres Bojonegoro, Aditya Kukuh mengaku dirinya merugi sebesar Rp19 juta rupiah. Padahal rencananya uang tersebut akan ia gunakan untuk membangun rumah.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

"Ikut arisan ini sebetulnya sudah lama hampir 3 tahunan, awal mula ikut karena ajakan teman, sudah kenal. Tapi belakangan kok macet tidak ada kejelasan, padahal lagi butuh buat bangun rumah, uang sudah masuk Rp19 juta," ungkap warga Kecamatan Cepu Kabupaten Blora, Jawa Tengah pada jatimnow.com.

Pria kelahiran Semarang ini menjelaskan menjelaskan, terdapat berbagai model arisan yang dimainkan. Salah satunya yakni menggunakan skema Ponzi, yakni skema investasi bertingkat atau sering disebut piramida.

Nantinya para member yang lebih awal mendapatkan hasil dari setoran investasi para member yang masuk belakangan.

Pada skema Ponzi ini member yang dapat diawal mendapat keuntungan tidak terlalu besar, namun yang paling akhir akan mendapat untung yang lebih besar. Sementara para member dapat dengan bebas menentukan kapan jadi pemenang.

Baca Juga: Polres Bojonegoro Bongkar Praktik Pengoplosan LPG Melon ke Nonsubsidi

"Pada arisan ini ada kelompoknya atau disebut room atau gate-nya masing-masing, ada room atau gate Rp5 juta, Rp20 juta. Setiap room bisa berisi puluhan orang," terangnya.

Selanjutnya, Adit berharap pelaku dapat segera menyerahkan diri dan ada titik terang pada kasus ini. Dia juga mengingatkan pada masyarakat agar bijak berinvestasi sehingga tidak mudah tergiur dengan iming-iming keuntungan dan kemudahan.

"Kita berharap uang kita bisa kembali, semoga ini jadi pelajaran kita bersama," pungkasnya.

Sementara itu, saat ini kasus arisan bodong tersebut tengah diproses oleh Sat Reskrim Polres Bojonegoro.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.