Kamis, 11 Jun 2026 13:08 WIB

Bawaslu Surabaya Ajak Masyarakat Temukan Kecurangan

Ketua Bawaslu Surabaya M. Agil Akbar melakukan sosialisasi pengawasan partisipatif masyarakat dalam pemilu serentak 2024, di Hotel Garden Palace, Surabaya (Dok Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Ketua Bawaslu Surabaya M. Agil Akbar melakukan sosialisasi pengawasan partisipatif masyarakat dalam pemilu serentak 2024, di Hotel Garden Palace, Surabaya (Dok Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bawaslu Kota Surabaya menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif dengan media, pemantau pemilu, dan organisasi kepemudaan pada Pemilu serentak 2024, di Hotel Garden Palace, Kamis (17/11/2022).

Ketua Bawaslu Kota Surabaya, M. Agil Akbar mengatakan salah satu tugas Bawaslu kabupaten/kota pada pasal 102 ayat 1 di antaranya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Ini salah satu tugas kami dan juga upaya pelibatan kami dalam pengawasan pemilu 2024," kata Agil.

Ia menjelaskan, pengawasan partisipatif ini menitikberatkan pelibatan aktif semua elemen masyarakat. Mengingat terbatasnya jumlah pengawas pemilu, baik tingkat nasional, provinsi hingga kabupaten kota.

"Tingkatan nasional kami hanya punya lima anggota, tingkat provinsi mempunyai tujuh anggota, lima di kabupaten/kota, tiga di tingkat kecamatan, dan satu pengawas di kelurahan," ungkapnya.

Jumlah ini menurutnya, tidak cukup melakukan pengawasan pada pemilu serentak tahun 2024. Itu sebabnya Bawaslu membutuhkan pelibatan aktif masyarakat untuk membantu tugasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Lilies Pratiwining Setyarini mengatakan bahwa sosialisasi ini merupakan kewajiban bagi Bawaslu kabupaten/kota di seluruh Indonesia, sesuai dengan amanah undang-undang no 7 tahun 2017.

"Bahwa Bawaslu kabupaten/kota berkewajiban untuk melaksanakan sosialisasi atau mengembangkan kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif di wilayah masing-masing," katanya.

Ia menambahkan, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini merupakan sebuah manifestasi kedaulatan rakyat bahwa pemilu adalah pesta demokrasi untuk rakyat.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

"Kami sebagai salah satu penyelenggara pemilu memberikan ruang dan memberikan edukasi politik serta melibatkan masyarakat untuk membantu mensukseskan pemilu khususnya pengawasan partisipatif," tambahnya.

Tidak hanya ke media dan organisasi kepemudaan, Bawaslu juga akan mengadakan program-program pengawas partisipatif kepada selurah masyarakat.

"Sosialisasi kita nanti juga akan menyasar ke organisasi perempuan, disabilitas dan ada program-program pengawasan partisipatif di kampung-kampung, dan juga membuka posko aduan," pungkasnya.

 
Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.