Minggu, 14 Jun 2026 22:22 WIB

DPRD Jombang Minta Inspektorat Audit Proyek Pedestrian Jalan KH Wahid Hasyim

Anggota Komisi C DPRD Jombang saat sidak lanjutan ke proyek jalur pedestarian KH Wahid Hasyim (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Anggota Komisi C DPRD Jombang saat sidak lanjutan ke proyek jalur pedestarian KH Wahid Hasyim (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Komisi C DPRD Jombang kembali menggelar ispeksi mendadak (sidak) ke proyek jalur pedestarian Jalan KH Wahid Hasyim, Kamis (17/11/2022). Mereka masih menemukan sejumlah kerusakan.

Anggota komisi C DPRD Jombang, Lutfi Kurniawan menjelaskan, sidak ini dilakukan lantaran pada 19 November nanti, rekanan akan melakukan penyerahan ke Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim).

Baca Juga: Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Dia menyebut, meski sudah ada perbaikan terhadap sejumlah kerusakan ornamen maupun lantai jalur pedestarian, tapi pada saat penyerahan nanti, semuanya sudah tuntas.

"Sehingga penyerahan pada tanggal 19 nanti bisa maksimal. Kalau belum, nanti kita minta Perkim sama Inspektorat untuk melakukan audit," tegas Lutfi.

Menurutnya, audit itu untuk mengetahui lebih lanjut bagian mana saja yang belum selesai diperbaiki. Sehingga nantinya bisa melakukan perhitungan secara maksimal kerugian negara.

"Untuk mengaudit mana-mana yang kurang. Seperti keramik dan pohon yang masih perlu diaudit Inspektorat. Sehingga bisa menghitung berapa jumlah anggaran yang akan dipotong oleh pihak Perkim ke pihak kontraktor," tambahnya.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Ia mengaku jika dalam sidak kali ini masih ditemukan sejumlah kerusakan.

"Hari ini masih ada kerusakan, cuman sudah sedikit sekali. Karena dilewati mobil-mobil itu kesulitan untuk memperbaiki. Dikarenakan basah, terus dilewati. Sehingga timbul kerusakan," papar Lutfi.

Sementara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), proyek jalur pedestarian KH Wahid Hasyim, Setiawan Afandi dari Dinas Perkim Jombang mengatakan bahwa proses pemeliharaan sudah hampir selesai.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

"Ini tinggal beberapa lampu yang pecah akan diperbaiki, mulai hari ini sampai nanti malam. Dan informasi dari rekanan tadi malam lampu sudah nyala. Untuk itu saya akan pastikan nanti malam nyalanya seperti apa," jelas Setiawan.

Dia mengaku, dalam proses serah terima pekerjaan dari pihak rekanan, nantinya Dinas Perkim akan menggandeng Inspektorat untuk melakukan audit.

"Inspektorat kita minta dampingi. Besok pagi hasil dari kita akan disampaikan ke Inspektorat, tindak lanjutnya kita minta second opinion ke Inspektorat," pungkas Setiawan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.