Kamis, 18 Jun 2026 21:41 WIB

Papan Reklame di Belakang Bundaran Ringin Contong Jombang Bakal Dibongkar

Papan reklame disebut milik Warna Warni di Bundaran Ringin Contong Jombang yang akan dibongkar (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Papan reklame disebut milik Warna Warni di Bundaran Ringin Contong Jombang yang akan dibongkar (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bangunan papan reklame di Jalan KH Abdurrahman Wahid, tepat di belakang Bundaran Ringin Contong Jombang bakal dibongkar.

Hal itu menyusul adanya Perbup Jombang Nomor 25A/2013 tentang Penyelenggaraan Reklame. Di mana dalam pasal 4 mengatur tempat yang menjadi larangan pemasangan reklame, salah satunya di Jalan KH Abdurahman Wahid.

Baca Juga: Belasan Reklame Rokok Ilegal Dicopot Satpol PP Tulungagung

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jombang, Wor Windari menyebut reklame itu dulunya memiliki izin, sebelum Perbup Jombang diterbitkan.

"Jadi dulu pernah izin dan habisnya sejak 2017. Terus setelah berakhir tidak ada perpanjangan apapun dan tidak lagi membayar pajak reklamenya," jelas Windari, Rabu (16/11/2022).

Selain belum adanya pembaruan izin, lanjut Windari, Perbup Jombang juga sudah mengatur pelarangan berdirinya papan reklame di kawasan tertib lalu lintas.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

"Jadi kita akan kirimkan surat ke pemilik bangunan konstruksi. Kalau gak salah pemiliknya itu Warna Warni Surabaya. Ya kita kasih surat untuk dilakukan pembongkaran," tegasnya.

Menurutnya, surat yang dilayangkan ke pemilik papan reklame itu juga terdapat tembusan ke Satpol PP Jombang.

"Satpol juga kita beri tembusan juga. Kan itu juga suratnya hampir sama isinya. Yakni tentang pembongkaran karena harus sesuai dengan Perbup 25 Tahun 2013," tegas dia.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Sementara Kabid Penegakan Perda Satpol PP Jombang, Supakun mengaku akan berkoordinasi lagi dengan DPMPTSP terkait rencana pembongkaran papan reklame tersebut.

"Ya saya koordinasi dengan DPMPTSP dan pimpinan. Yang jelas kita persuasif dulu," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.