Minggu, 14 Jun 2026 23:40 WIB

Ya Allah, Bandar Arisan Bodong Rugikan Warga Bojonegoro Miliaran Rupiah

foto: ilustrasi
foto: ilustrasi

jatimnow.com - Sejumlah orang mengaku menjadi korban investasi bodong berkedok arisan online yang dikelola DYP alias Dessy warga Desa Ngraho, Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro.

Tak tanggung-tanggung duit yang digondol pelaku. Sejumlah warga mengaku kehilangan duit mencapai miliaran rupiah.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Dari data yang dihimpun, terdapat ratusan orang yang menjadi korban penipuan investasi bodong berkedok arisan online ini. Mayoritas korban sudah setor uang sekitar Rp10 hingga Rp50 juta.

Dari nilai tersebut, hitungan sementara kerugian member ditaksir mencapai Rp1,3 milyar. Ya, Allah.

Sebelumnya kasus dugaan arisan bodong ini sudah dilaporkan ke polisi. Member dan pelaku juga sudah dimediasi. Hasilnya pelaku DYP berjanji akan mengembalikan seluruh uang member paling lambat 1 November 2022.

Namun, hingga jatuh tempo pelaku tak kunjung mengembalikan uang yang telah disetor member. Saat dicari di rumahnya, pelaku tidak berada di lokasi. Di duga pelaku telah melarikan diri.

Salah satu admin yang mengelola arisan, Ika Devi Kurnia Putri (27), mengaku bergabung menjadi member sejak Februari 2020.

Baca Juga: Polres Bojonegoro Bongkar Praktik Pengoplosan LPG Melon ke Nonsubsidi

Awal mulanya bergabung karena ditawari Dessy (pelaku), yang tak lain tetangga sekaligus teman baiknya.

“Saya baru mengetahui kalau arisan ini sudah bergulir sejak 2018. Kurang lebih arisan ini sudah berjalan sekitar empat tahun,” katanya Sabtu (12/11/2022).

Dalam kasus ini, Ika mengungkapkan sejumlah member sudah menagih pengembalian uang sejak akhir juli lalu. Pasalnya para korban mulai mulai curiga lantaran apa yang menjadi haknya tak kunjung dibayarkan.

Bahkan sejak Senin (7/11/2022) kemarin, para member selalu medatangi rumah pelaku (DYP). Namun hingga saat ini DYP malah menghilang tanpa ada kabar.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

“Pelaku ini teman saya, job desk saya hanya mencatat pembukuan member, tetapi semua transaksi masuk ke rekeningnya (pelaku) semua,” bebernya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Gayam AKP Bambang Edi Trenggani mengungkapkan sebelumnya beberapa korban sudah melapor ke Polres Bojonegoro sejak Juni lalu. Selanjutnya pihak Polres mengarahkan ke polsek terlebih dahulu.

“Setelah dimediasi di polsek, korban dan terlapor sepakat berdamai dan di beri waktu dua bulan (dengan jatuh tempo 1 November). Namun setelah jatuh tempo pelaku diduga melarikan diri,” ungkapnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.