Jumat, 19 Jun 2026 04:30 WIB

Ini Penjelasan Arkeolog Tentang Temuan di Situs Gondang Trenggalek

Beberapa hasil temuan dalam ekskavasi tahap kedua di Situs Gondang, Trenggalek. (foto: BPK Wilayah XI Jatim for jatimnow.com)
Beberapa hasil temuan dalam ekskavasi tahap kedua di Situs Gondang, Trenggalek. (foto: BPK Wilayah XI Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com - Sejumlah arca dan relief serta hiasan candi ditemukan dalam ekskavasi yang dilakukan tim Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jawa Timur, di situs Gondang atau di Desa Gondang, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek.

Ini merupakan ekskavasi kedua sejak Senin (7/11/2022) lalu. Ekskavasi yang dilakukan ini merupakan tindak lanjut dari survei penyelamatan yang sudah dilakukan pada bulan Juli lalu. Dalam survei tersebut ditemukan dua buah arca dan satu relief apsari.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Arkeolog BPK Wilayah XI Jawa Timur, Ismail Lutfi mengatakan hasil ekskavasi tahap kedua ini memperkuat surveyi penyelamatan sebelumnya.

Dengan ekskavasi ini mereka semakin yakin, bahwa struktur batu kuno yang ditemukan merupakan bangunan suci atau candi. Beberapa temuan menunjukkan bahwa struktur tersebut merupakan candi bercorak hindu.

“Temuan selama ekskavasi tahap kedua ini terdapat tiga arca serta ikonografi lain berbahan terakota, yang merupakan bagian dari candi,” ujarnya, Sabtu (12/11/2022).

Menurutnya, diperlukan ekskavasi lanjutan untuk mengetahui tata ruang candi ini. Biasanya candi kuno memiliki pola berupa candi utama dan candi perwara atau candi pengiring. Nah, untuk mengetahuinya, diperlukan area ekskavasi yang lebih luas.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

“Kita membutuhkan waktu untuk membuka lahan lain. Jika sudah diketahui, bisa dipastikan usia candi ini jauh lebih lama dari era kerajaan Majapahit, Tumapel maupun Kediri,” tuturnya.

Menurutnya, identifikasi tersebut berasal dari usia dan ukuran batu bata. Sementara ukuran batu bata jauh lebih besar dibanding era Majapahit.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Trenggalek, Sunyoto akan menunjuk juru pelihara untuk menjaga situs ini.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Mereka juga akan membentuk Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) yang memangg belum ada. Semua temuan arca dan benda arkeologi di situs Gondang akan dibawa ke Kantor Disparbud untuk diamankan.

“Tahun depan kita usahakan akan ada ekskavasi tahap ketiga,” pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.