Kamis, 18 Jun 2026 22:49 WIB

Pelayanan Air Bersih di Sidoarjo Disebut Rendah, Tingkat Kehilangan Jadi Momok

Proyek galian pipa Umbulan dari Perumda Delta Tirta Sidoarjo (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)
Proyek galian pipa Umbulan dari Perumda Delta Tirta Sidoarjo (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)

jatimnow.com - Persentase pelayanan air bersih di Sidoarjo dinilai masih rendah. Cakupan layanannya bahkan disebut tidak sampai setengah dari luas Kabupaten Sidoarjo.

Rendahnya cakupan layanan tersebut disampaikan Pansus Raperda Penyertaan Modal Perumda Delta Tirta, Bangun Winarso, Jumat (11/11/2022).

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Bangun memaparkan, cakupan pelayanan dan sambungan air bersih di Sidoarjo yang dicover Perumda Delta Tirta hingga kini baru mencapai 41�ri total wilayah Sidoarjo.

Selain tidak mencapai setengah dari wilayah Sidoarjo, faktor lain yang dihadapi Perumda Delta Tirta adalah Tingkat Kehilangan Air yang juga masih tinggi.

"Hanya 41 persen. Sebagai percontohan, wilayah Krian itu terus ke barat atau Sidoarjo bagian barat masih belum sama sekali," ungkap Bangun.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Bangun mengatakan, sebenarnya Sidoarjo memiliki jatah keteraliran air bersih dari Umbulan sebanyak 1.200 liter per detik. Namun, kenyataannya hal tersebut juga belum terealisasi secara maksimal.

Dia menambahkan, saat ini Perumda Delta Tirta hanya dapat mengaliri cakupan pelayanan air bersih di sekitar area Kecamatan Sidoarjo Kota dan Buduran saja.

"Nah, untuk wilayah Sidoarjo bagian selatan seperti Kecamatan Jabon, itu malah baru tahun depan kebagian untuk pengaliran air dari Umbulan ini," terang Politisi PAN itu.

Baca Juga: Tiar Karbala Resmikan Sumur Air Bersih untuk Korban Banjir Aceh

Selain itu, Sekretaris Komisi B DPRD Sidoarjo ini meminta agar Perumda Delta Tirta lebih serius dalam meningkatkan pelayanan bagi masyarakat.

Dia juga berharap, Perumda Delta Tirta dapat menekan angka Tingkat Kehilangan Air yang selama ini masih jadi momok di Sidoarjo.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.