Minggu, 14 Jun 2026 18:27 WIB

APBD Surabaya 2023 Diproyeksikan Rp11,2 Triliun, Ini Prioritasnya

Wali Kota Eri Cahyadi bersama Pimpinan DPRD Surabaya dalam pandangan APBD 2023. (foto: Pemkot Surabaya/jatimnow.com)
Wali Kota Eri Cahyadi bersama Pimpinan DPRD Surabaya dalam pandangan APBD 2023. (foto: Pemkot Surabaya/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seluruh fraksi DPRD Kota Surabaya menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Surabaya Tahun Anggaran 2023, untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Pada tahun 2023 nanti, APBD Kota Surabaya diproyeksikan sebesar Rp11,2 triliun.

Wali Kota Eri Cahyadi mengaku bersyukur seluruh Fraksi DPRD menyetujui Raperda APBD Surabaya tahun 2023. Dengan begitu, Raperda tersebut dapat segera disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Baca Juga: APBD Surabaya Rp12,7 Triliun, Difabel Desak Perda Perlindungan

“Alhamdulillah, pandangan umum dari fraksi sudah menerima semuanya. Insyaallah segera kita sahkan, anggaran itu bisa dilaksanakan tahun 2022,” kata Eri Cahyadi kepada wartawan, di Kantor DPRD Surabaya, Jalan Yos Sudarso, Rabu (9/11/2022).

Ia juga menjelaskan, apabila Raperda APBD 2023 sudah disahkan, maka Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai melaksanakan percepatan pengadaan barang dan jasa tahun ini. Dengan begitu, awal 2023 mendatang, proses pekerjaan bisa dijalankan.

Baca Juga: Ramai Dana Rp5 Juta RW Surabaya, Benarkah Picu Ketimpangan Pemuda?

“Pelaksanaan pengadaan barang jasanya, persiapan-persiapan untuk UMKM kita bisa lakukan tahun ini. Sehingga, tahun depan, Januari 2023 bisa langsung jalan,” terang dia.

Pemkot bersama DPRD Surabaya juga sepakat menggunakan APBD 2023 untuk mengurangi kemiskinan, dengan menambah penghasilan dari masing-masing keluarga. Salah satunya melalui program padat karya yang sudah berjalan.

Baca Juga: DPRD Soroti Turunnya Realisasi APBD Surabaya 2024

“Alhamdulillah tahun 2022 ini kita coba dengan nilai anggaran tak sampai Rp100 miliar, ternyata dalam pekerjaan itu pendapatannya bisa sampai Rp 6 juta, seperti pembuatan paving. Maka kita akan terapkan ke warga lainnya,” jelas dia.

 
Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.