Kamis, 18 Jun 2026 15:38 WIB

Novita Hardini Dukung Germas untuk Tingkatkan Kesadaran Masyarakat

Ketua TPPKK Trenggalek, Novita Hardini menyerahkan hadiah lomba inovasi desa terkait Germas. (Foto: Kominfo Trenggalek/jatimnow.com)
Ketua TPPKK Trenggalek, Novita Hardini menyerahkan hadiah lomba inovasi desa terkait Germas. (Foto: Kominfo Trenggalek/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini, mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang dilakukan Dinas Kesehatan PPKB setempat.

Novita meyakini, dorongan terhadap Germas mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan. Ini disampaikannya saat menghadiri penyerahan hadiah lomba inovasi desa terkait Germas.

Baca Juga: Wabup Syah Serahkan Sapi Kurban Prabowo di Trenggalek, Dibeli dari Pogalan

Menurut Novita, Germas dapat menambah semangat di setiap desa dan menumbuhkembangkan kesadaran masyarakat atas kepentingan kesehatan dari hulu ke hilir. Hal paling mudah yang dilakukan dimulai dari lingkup keluarga sendiri.

"Mulai dari pola makan yang sehat, kemudian peduli akan kesehatan lingkungannya sehingga ada pemilihan pola asuh kepada keluarganya masing-masing," ujarnya, Rabu (9/11/2022).

Novita berharap, tahun depan gerakan serupa bisa lebih dioptimalkan. Tim Penggerak PKK siap membantu pemerintah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Trenggalek.

Baca Juga: Bupati Trenggalek Harap Koperasi Merah Putih Berjalan Sesuai Harapan Prabowo

Ketua TP PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini saat agenda Germas oleh Dinas Kesehatan PPKB.Ketua TP PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini saat agenda Germas oleh Dinas Kesehatan PPKB.

"Ke depan tentunya kita akan lebih menggebrak lagi program-program yang irisannya dengan Tim Penggerak PKK. Bekerja sama dengan setiap desa, sehingga peran Tim Penggerak PKK secara optimal bisa membantu desa untuk meningkatkan indikator keluarga sehat di desanya masing-masing," urainya.

Sementara itu, Kabid PMBK Dinas Kesehatan PPKB, Esti Ayu Nusworini menerangkan, awal tahun 2022 mereka telah mendorong adanya Desa Siaga Aktif. Puskesmas diminta menunjuk kader desa dan memilih desa yang akan didampingi guna berperan aktif terhadap pola hidup sehat.

Baca Juga: Gema Takbir di Trenggalek, Bupati Ajak Warga Membaca Sayyidul Istigfar

Meskipun belum semua desa, namun dampak Desa Siaga sudah sangat terlihat. Indeks meningkat karena kesadaran masyarakat akan hidup sehat juga semakin meningkat.

"Kita yakin Desa Siaga yang aktif melaksanakan gerakan masyarakat hidup sehat akan bisa meningkatkan derajat hidup sehat di desanya lebih optimal," jelasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.