Kamis, 11 Jun 2026 12:17 WIB

DPRD Lamongan Dorong Pemanfaatan Program Kesehatan Warga

Anggota DPRD Lamongan dari F-PPP saat berdiskusi terkait program kesehatan HCS. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Anggota DPRD Lamongan dari F-PPP saat berdiskusi terkait program kesehatan HCS. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Program Home Care Servis (HCS) yang digerakkan Pemerintah Kabupaten Lamongan dinilai belum optimal. Hal itu berdasarkan kesesuaian data yang didapat DPRD Kabupaten Lamongan.

Program layanan kesehatan bagi masyarakat miskin itu belum banyak di manfaatkan warga Lamongan, lantaran kurang sosialisasi dan terakomodir dengan baik.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Anggota Komisi D DPRD Lamongan, Moch. Dachlan menyampikan pengetahuan dini terkait cara dan pemanfaatan program HCS sangat penting, agar warga bisa mengoptimalkan.

“Padahal untuk pelayanan kesehatan secara maksimal bagi masyarakat sangat penting. Untuk itu, masyarakat wajib menggunakan fasilitas kesehatan yang sudah menjadi haknya,” kata politisi dari F-PPP, Rabu (9/11/2022).

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Program HCS ini, kata Dachlan, memang diperuntukkan bagi masyarakat yang belum terakomodir oleh program pemerintah melalui Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang difasilitasi oleh Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Khususnya bagi masyarakat yang ingin menjadi pasien HCS syaratnya harus ada surat keterangan tidak mampu dari kepala desa setempat, setelah itu dikordinasikan dengan bidan setempat agar masuk menjadi pasien HCS," urainya.

Baca Juga: Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Disnakeswan Lamongan Sidak Lapak di Pinggir Jalan

Ia juga meminta apabila kartu KIS off atau mati, bisa dihidupkan kembali melalui mekanisme yang ada. Yakni melampirkan surat surat keterangan tidak mampu dari Kepala Desa setempat. Selanjutnya melampirkan foto copy Kartu Keluarga dan KTP, setelah itu berkasnya dibawah ke Dinas Sosial Kabupaten Lamongan.

“Namun demikian Kartu Indonesia Sehat tidak bisa secara instan kembali hidup, akan tetapi harus melalui prosedur dan mekanisme yang telah menjadi peraturan di Dinas Sosial Kabupaten Lamongan,” tuturnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.