Jumat, 19 Jun 2026 13:02 WIB

Siswa MI di Jombang Belajar di Masjid, Kelas Rusak Diterjang Angin dan Hujan Es

Siswa MI Irsyadut Tholibin saat belajar di serambi masjid. (Foto-foto: Elok Aprianto)
Siswa MI Irsyadut Tholibin saat belajar di serambi masjid. (Foto-foto: Elok Aprianto)

jatimnow.com - Sungguh malang nasib 27 siswa MI Irsyadut Tholibin yang ada di Dusun Sawahan, Desa Barongsawahan, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang. Mereka terpaksa belajar di serambi masjid lantaran dua ruang kelas rusak diterjang hujan es dan angin kencang pada Minggu (6/11/2022).

Ironisnya aktivitas belajar mengajar siswa kelas 1 dan 2 MI Irsyadut Tholibi yang ada di serambi masjid Baiturrohman yang berada satu kompleks sekolah tersebut, terlihat tak nyaman. Karena mereka belajar tanpa menggunakan meja dan kursi, seperti biasanya.

Baca Juga: Jatim Bebas Hujan Petir, Hanya Sumenep Berpotensi Dilanda Angin Kencang

Bintang (8) siswi kelas 2 MI Irsyadut Tholibi mengaku tidak nyaman. Karena aktivitas belajar mengajar lesehan di serambi masjid tanpa alas karpet.

"Enak di kelas belajarnya. Bisa duduk di bangku," ujarnya, Selasa (8/11/2022).

Tak hanya siswa, masing-masing guru di dua kelas itu juga mengajar secara lesehan. Bahkan, guru-guru mengajar tanpa menggunakan papan tulis. Sehingga proses belajar mengajar tidak maksimal.

Hal ini diungkapkan Rifah (38), salah satu guru kelas 2 MI Irsyadut Tholibi. Saat ditemui di lokasi ia mengaku kesulitan mengajar siswanya di serambi masjid itu. Tempat belajar yang terbuka membuat suasana belajar ramai dan para siswanya sulit untuk dikontrol.

"Kalau anak-anak sih senang. Tapi kalau menurut guru, ini ya kurang maksimal. Ini kan darurat mau gimana lagi," paparnya.

 

Baca Juga: BMKG Ingatkan Angin Kencang Intai 8 Daerah di Jatim Hari Ini

Meski demikian, ia mengaku pelajaran yang diberikan bisa tersampaikan dengan baik ke para siswa. Karena ia harus lebih sering menghampiri siswa yang kurang paham saat ia menjelaskan di depan.

"Tapi ya tetap bisa tersampaikan. Dari pada libur kan tidak boleh," katanya.

Dikatakan Rifa, untuk para siswa kelas 2, hanya hari ini belajar di serambi masjid. Besok, Rabu (09/11/2022), 12 siswanya akan kembali menempati ruang kelas 2 yang berada di sisi selatan Masjid Baiturrohman.

Lantaran, ruang kelas 2 hanya mengalami kerusakan ringan pada bagian atap akibat hujan es dan angin kencang kemarin.

Baca Juga: BMKG Ingatkan Potensi Angin Kencang Kepung 16 Daerah di Jatim

"Saat ini sudah dilakukan perbaikan dan pembersihan kelas. Sedangkan, 15 siswa kelas 1 kemungkinan akan lebih lama belajar di serambi masjid," ucapnya.

Rifa mengaku untuk ruang kelas tersebut mengalami kerusakan parah. Hampir seluruh plafon ruang kelas 1 itu ambrol dan sejumlah genting tersapu angin saat hujan deras pada Minggu (6/11/2022) kemarin.

Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk, siswa kelas 3, 4, 5 dan 6 masih bisa belajar di kelas masing-masing karena tidak mengalami kerusakan.

"Kalau kelas 1 kan ruangannya rusak seperti itu ya. Yang kelas 2 tidak begitu parah tinggal dibersihkan saja, mungkin besok kelas 2 sudah bisa ke kelasnya. Kalau kelas 1 mungkin 3 atau 4 hari baru bisa balik ke kelas," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.