Kamis, 18 Jun 2026 21:17 WIB

Wawali Harapkan Inovasi Pelayanan Publik Pemkot Pasuruan Permudah Masyarakat

  • Penulis : Moch Rois
  • | Selasa, 08 Nov 2022 08:21 WIB
Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi). (Foto-foto: Pemkot Pasuruan)
Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi). (Foto-foto: Pemkot Pasuruan)

jatimnow.com - Sebagai upaya peningkatan kualitas serta untuk memacu budaya inovasi terhadap layanan publik, Pemerintah Kota Pasuruan melalui Bagian Organisasi Sekretariat Daerah menggelar Workshop Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik pada Unit Penyelenggara Pelayanan Publik di Kota Pasuruan.

Kegiatan yang dilaksanakan di Ballroom BJ Perdana Hotel & Resort pada Senin (7/11) sampai dengan Selasa (8/11/2022) ini digelar dengan tujuan untuk menjamin terlaksananya pelayanan prima pemerintah, bagi masyarakat Kota Pasuruan.

Baca Juga: Jelang Muktamar NU, Gus Lilur Ingatkan Bahaya Politik Praktis

Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi), dalam sambutannya mengatakan bahwa saat ini eskpektasi masyarakat terhadap layanan publik pemerintah sangatlah dinamis. Untuk itu, diharapkan agar unit penyelenggara pelayanan publik selalu memacu diri meningkatkan inovasi dan memperbaiki kualitas pelayanannya.

"Dalam berinovasi pun jangan hanya sekedar baru, namun harus memenuhi unsur memberi nilai manfaat yang lebih besar," jelas Mas Adi, Senin (7/11/2022).

Wawali juga menambahkan bahwa kepuasan masyarakat terhadap layanan publik juga menjadi indikator sejahteranya masyarakat di sebuah daerah. Menurutnya, jika semakin banyak warga yang mengeluh tentang buruknya layanan pemerintah, maka bisa dikatakan kesejahteraan belum tercapai oleh masyarakat.

"Jika dikaitkan dengan visi Pemkot yaitu salah satunya harmoni warganya, dapat dilihat dari bagaimana layanan pemerintah telah mampu memenuhi hajat hidup warga Kota Pasuruan," imbuhnya.

Baca Juga: Pidato 4 Bahasa Siswa Sekolah Rakyat Sambut Kunjungan Menteri Sosial ke Gresik

Untuk itu, kegiatan workshop peningkatan kualitas pelayanan publik ini menurut Mas Adi menjadi sebuah momentum untuk menyamakan persepsi tentang bagaimanakah standar layanan yang saat ini diharapkan oleh publik.

"Kecepatan perubahan di dunia terkadang melebihi kesiapan kita. Untuk itu sebagai penyelenggara layanan publik harus mampu beradaptasi dengan perubahan-perubahan. Contohnya saat ini banyak layanan publik yang memanfaatkan kemajuan teknologi," ucapnya.

Metode amati, tiru, dan memodifikasi inovasi yang telah dilakukan daerah lain juga disebut Mas Adi menjadi salah satu langkah yang bisa dilakukan oleh unit penyelenggara publik di Kota Pasuruan.

Baca Juga: Gus Ipul Jadi Ketua Panitia Muktamar ke 35 NU

Menurutnya, apa yang telah dilakukan secara baik dari daerah lain yang berkaitan dengan layanan publik, dapat diadopsi dengan tetap memperhatikan karakteristik masyarakat Kota Pasuruan.

Wawali lalu menghimbau kepada pejabat publik untuk lebih memiliki kepekaan untuk melayani masyarakat dan sebaliknya tidak berpola pikir untuk minta dilayani.

"Penyelenggara pemerintah harus memberikan pelayanan bagi masyarakat secara prima bukan hanya minta dilayani. Untuk itu peningkatan kualitas layanan seperti hari ini sangatlah diperlukan," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.