Sabtu, 13 Jun 2026 09:25 WIB

Mahasiswa Surabaya Ciptakan Patriot, Alat Apa Itu?

Patriot buatan mahasiswa Undika tergolong inovatif dan canggih yang berguna untuk peternakan ayam. (fotoL Farizal Tito)
Patriot buatan mahasiswa Undika tergolong inovatif dan canggih yang berguna untuk peternakan ayam. (fotoL Farizal Tito)

jatimnow.com - Delapan Mahasiswa S1 Program Studi Teknik Komputer Universitas Dinamika (Undika) menciptakan terobosan teknologi di bidang peternakan. Teknologi itu diberi nama Patriot, yakni perangkat lunak yang memanfaatkan Internet of Things (IoT).

Patriot merupakan kependekan dari nama Pakan Ternak IoT ini memiliki tiga komponen penting. Yakni memonitor suhu kandang ayam, memonitor kelembapan dan kualitas suhu udara, serta memberi pakan ternak secara otomatis.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

“Alat ini sudah terintegrasi dengan handphone, sehingga pengguna bisa memantau kondisi kandang dan memberi pakan ayam secara otomatis,” kata Rizky Alief selaku leader dalam project inovasi Patriot, Senin (7/11/2022).

Rizky menjelaskan monitoring suhu kandang ayam bermanfaat untuk mengukur temperatur kandang, apakah normal (hangat) atau tidak. Sedangkan monitoring kelembapan untuk mengukut kondisi basah atau kering dari di dalam kandang.

“Kalau untuk pakan otomatis, kita harus setting sesuai kebutuhan, nanti otomatis pakannya jatuh ke dalam kandang,” lanjut mahasiswa angkatan 2019 ini.

Ide awal bersama ketujuh teman angkatan ini berawal dari project mata kuliah Perancangan Sistem IoT. Di mana para mahasiswa dituntut untuk membuat inovasi tepat guna, yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat maupun pekerja.

“Selanutnya saya dan tim berpikir kalau selama ini peternak ayam masih menggunakan cara konvensional. Nah, muncul ide ini untuk mebuat pakan ternak otomatis sekaligus monitoring kandangnya,” terang Rizky.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Cara kerja alat ini sangat mudah. Pengguna tinggal mengunduh aplikasi MQTT di playstore, kemudian mencocokan dashboard sesuai kebutuhan.

“Tim kami menggunakan library bernama PubSub Client, lalu menyakan port dengan MQTT, kemudian menghubungkan sensor dengan sumber listrik dan tinggal atur penjadwalan untuk makan otomatis,” lanjut mahasiswa yang aktif di UKM Robotic ini.

Ia mengungkapkan jika merancang alat ini kurang lebih selama dua bulan, dan menghabiskan dana sekitar Rp300.000.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

“Harapannya bisa dikembangkan lebih luas, agar inovasi ini bisa diincar industri dan perusahaan-perusahaan besar,” tuturnya.

Sementara itu, dosen pembimbing tim pembuat Patriot, Harianto mengapresiasi alat dengan biaya minimalis, namun dapat berfungsi maksimal.

“Inovasi ini bagus sekali, karena alat ini penting karena pengusaha peternakan ayam di Indonesia sangat banyak,” tutur Harianto.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.