Rabu, 17 Jun 2026 07:38 WIB

Saksi Dugaan Penyelewengan Bansos di Sampang Beri Pengakuan Mengejutkan

Warga Desa Baruh Kecamatan Sampang memenuhi panggilan penyidik Kejari terkait dugaan penyalahgunaan bansos, Senin (07/11/2022). (foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Warga Desa Baruh Kecamatan Sampang memenuhi panggilan penyidik Kejari terkait dugaan penyalahgunaan bansos, Senin (07/11/2022). (foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sejumlah saksi yang diperiksa Kejaksaan Negeri Sampang atas dugaan penyelewangan bantuan sosial (bansos) memberi pengakuan mengejutkan.

Salah satu keluarga penerima manfaat (KPM) di Desa Baruh, Rohman (28) menjelaskan hasil pemeriksaan yang dilakukan di balai desa. 

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

“Iya, sudah diperiksa. Saya ditanya soal pemberian bantuan BLT DD (bantuan langsung tunai dana desa) tahun 2021. Untuk tahun lalu saya jawab tidak tahu,” katanya, Senin (7/11/2022)..

Ia menambahkan bahwa dana yang ia terima pada tahun 2020. Sedangkan bantuan untuk tahun 2021, ia mengaku tidak menerima sama sekali.

Penjelasan yang ia sampaikan bahwa bantuan yang diterima sebesar Rp300 ribu sepanjang tahun 2020. Bantuan tersebut berupa uang tunai, namun setelah itu tidak ada bantuan lagi.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Bersama Mbak Vinanda Salurkan Bansos Rp1,819 M di Kota Kediri

“Saya dipanggil sebagai KPM. Saya baru tahu jika masih tedaftar sebagai penerima bantuan. Tapi sudah tidak pernah menerima lagi sjak tahun lalu,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Sampang Achmad Wahyudi mengatakan bahwa semua KPM akan diperiksa. Sebab diduga BLT DD sudah direalisasikan, tapi tidak lebih dari 50 persen dari jumlah penerima.

“Ini pemeriksaan awal. Selanjutnya kami akan melakukan pemeriksaan kepada KPM lain,” katanya.

Baca Juga: Warga Probolinggo Kini Bisa Ajukan Koreksi Data Bansos Lewat HP

Dikatakan, pemeriksaan sengaja dilakukan cukup lama. Hal itu sebagai bentuk kehati-hatian penegakan hukum. Jika sudah cukup bukti dan saksi, baru akan dilakukan penetapan tersangka.

“Kami harus hati-hati dalam penanganan, agar kami bisa memeriksa secara bertahap,” imbuhnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.