Senin, 22 Jun 2026 00:41 WIB

Bahaya! Banyak Tiang di Jalur Disabilitas Pendestrian Jalan Urip Sumoharjo

Tiang yang mengganggu jalur disabilitas. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Tiang yang mengganggu jalur disabilitas. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pembangunan pendestrian Jalan Urip Sumoharjo telah berjalan. Tahap demi tahap mulai diselesaikan. Salah satunya adalah pembangunan jalur khusus disabilitas.

Pantauan di lokasi, jalur disabilitas hampir selesai. Hanya saja ada tiang-tiang di jalur tersebut. Tidak hanya satu, tetapi ada beberapa tiang yang bisa membahayakan para difabel.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Memang belum selesai, tiang nanti kita bakal pindah semuanya," ujar Kepala Dinas Pekerjaaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Ponorogo, Jamus Kunto Purnomo, Senin (7/11/2022).

Menurutnya, bakal dilakukan klasifikasi dulu. DPUPKP telah melakukan identifikasi. Ada beberapa tiang yang masuk provider, telkom, dan papan reklame.

"Yang reklame sudah surati. Provider sedang dikerjakan, kita pindah ke bawah, tanah. Tiang kita cabut," kata mantan Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ini.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Dorong Instansi dan Perusahaan Lebih Peduli Disabilitas

Dia mengaku memang memerlukan waktu. Ada 8 atau 13 provider, masing-masing mempunyai tim sendiri dan jadwal sendiri untuk memindah.

Sementara untuk tiang listrik, dia mengklaim sudah dipinggirkan. Jika kemang diperlukan pemindahan atau modifikasi jalur bisa dilakukan.

“Modifikasi jalurnya ya jalurnya yang dimodifikasi. Tidak masalah jalur belok. Jalur untuk disabilitas maksudnya,” tegasnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Jamus memastikan persoalan tiang tersebut tidak mengganggu jalannya pekerjaan. Sebab telah menyatu dari bagian pekerjaan penataan kabel bawah tanah. Dia menegaskan jalur pedestrian tetap ramah untuk penyandang disabilitas dengan dilengkapi jalur khusus.

"Tidak mengganggu pekerjaan, insyallah selesai tepat waktu,'' pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.