Senin, 15 Jun 2026 22:26 WIB

Menteri Susi: Gelombang Tinggi Tidak Berpengaruh pada Pasokan Ikan

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 31 Jul 2018 22:33 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi saat mengunjungi Pondok Modern Gontor
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi saat mengunjungi Pondok Modern Gontor

jatimnow.com - Gelombang tinggi yang menerjang laut selatan beberapa pekan terakhir, tidak berpengaruh pada penghasilan perikanan. Hal ini disampaikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

"Kalau pasokan ikannya tidak berpengaruh. Karena yang gelombang tinggi hanya di laut selatan, tidak semuanya," kata Menteri Susi kepada wartawan sesaat setelah menyerahkan bantuan ikan di Pondok Pesantren Modern Gontor Darusallam Ponorogo, Selasa (31/7/2018).

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

Karena, lanjut ia, di laut Arafuru dan laut Utara nelayan masih melaut.

"Kalau selatan kan langganan pada bulan Juni, Juli sampai September gelombangnya tinggi," katanya.

Hanya saja, gelombang tinggi mempengaruhi pendapatan para nelayan. Tapi, itu pun tidak signifikan. Ia mencontohkan di Pantai Pangandaran ada dana panceklik bagi nelayan.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Saya belum cek pantai lainnya. Yang jelas di Pangandaran ada. Kalau ombak besar mereka dibagikan dana panceklik. Bisa dicontoh untuk nelayan yang lain," terangnya.

Seperti diketahui Puluhan kapal nelayan sejak sepekan terakhir terpaksa bersandar di pelabuhan perikanan pantai (P3) Tamperan Pacitan. Pasalnya nelayan tak berani melawan besarnya ombak di laut selatan.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

Nelayan khawatir, jika nekat berlayar, kapal akan terbalik. Hal itu tentu membahayakan keselamatan karena besarnya ombak. Tidak hanya itu, angin kencang dan gelombang hingga 6 meter masih saja terjadi.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.