Kamis, 18 Jun 2026 05:02 WIB

Banjir dan Longsor Kembali Terjang Sejumlah Wilayah di Trenggalek

Bencana longsor yang terjadi di Trenggalek (Foto-foto: BPBD Trenggalek)
Bencana longsor yang terjadi di Trenggalek (Foto-foto: BPBD Trenggalek)

jatimnow.com - Banjir dan tanah longsor kembali terjadi di beberapa titik di Trenggalek.

Hujan deras yang terjadi sejak Kamis (4/11/2022) sore membuat beberapa titik tergenang air. Juga membuat arus sungai deras dan merusak sejumlah jembatan penghubung.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Sekretaris BPBD Trenggalek, Tri Puspita Sari mengatakan, ada 8 desa di wilayah Kecamatan Watulimo dan Munjungan terdampak bencana alam itu.

Belum ada laporan korban jiwa sejauh ini. Namun banjir dan longsor yang terjadi sporadis menyebabkan sejumlah infrastruktur jalan dan jembatan rusak. Longsor di jalur Watulimo-Kampak-Munjungan bahkan menutup akses jalan sehingga arus lalu lintas putus total.

"Banjir dan tanah lonhsor terjadi di 8 desa di Kecamatan Munjungan dan Watulimo yang semuanya ada di kawasan pesisir selatan Trenggalek," ujar Tri, Jumat (4/11/2022).

Di wilayah Kecamatan Munjungan, banjir melanda sejumlah titik di Desa Tawing, Bangun, Munjungan dan Bendoroto. Sementara di Kecamatan Watulimo, menerjang sebagian besar wilayah Desa Karanggandu, Prigi, Tasikmadu dan Desa Sawahan.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Banjir yang terjadi di dua kecamatan itu dipicu akibat luapan air sungai karena tak mampu membendung debit air yang meningkat. Hujan deras terjadi sejak kemarin sore hingga malam hari sehingga menyebabkan debit air di sungai meluap.

"Bencana hidrometeorologi ini terjadi akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Trenggalek mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB," terangnya.

Petugas gabungan saat ini masih melakukan identifikasi di lapangan soal dampak yang ditimbulkan akibat dampak bencana hidrometeorologi tersebut. Pemkab Trenggalek juga bereaksi cepat mengambil langkah strategis untuk menanggulangi banjir.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Langkah itu antara lain dengan melakukan penanganan jangka pendek meliputi aspek ketersediaan logistik hingga kesehatan masyarakat terdampak.

"Beberapa jembatan putus kemungkinan ada masyarakat yang terisolir dampak hujan semalam di Watulimo dan Munjungan. Kita ke lokasi. Melakukan penanganan darurat dan mempersiapkan rehabilitasi dan rekonstruksi jangka panjang," ujar Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin).

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.