Jumat, 12 Jun 2026 16:53 WIB

Tim Geologi Teliti Tanah Gerak di Tulungagung

Rumah warga di Tulungagung yang terkena bencana tanah gerak (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Rumah warga di Tulungagung yang terkena bencana tanah gerak (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bencana tanah gerak di Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung telah diteliti oleh pemerintah setempat.

Mereka menggandeng ahli geologi dari UPN Yogyakarta untuk menganalisa struktur tanah di wilayah tersebut.

Baca Juga: MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Puluhan rumah warga di dua desa dalam kecamatan tersebut terdampak bencana tanah gerak. Mereka terpaksa mengungsi ke rumah saudaranya, karena khawatir rumahnya ambruk.

Kabid Penelitian Pengembangan dan Perencanaan Pembangunan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tulungagung, Ridwan mengatakan, tim geologi dari UPN Yogyakarta bersama perwakilan pemkab telah melakukan pemetaan dan pendalaman selama dua hari di lokasi.

"Dari UPN ada empat orang, kemarin juga didampingi dari LH, Bappeda dan BPBD, selama dua hari ada di lokasi untuk melakukan pemetaan," ujar Ridwan, Rabu (2/11/2022).

Tim geologi melakukan pemetaan kondisi geologi dan tanah di lokasi kejadian dengan beberapa metode, salah satunya adalah dengan mengambil video menggunakan drone.

Baca Juga: Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

Hasil pemetaan dan pemantauan itu akan dibawa untuk dianalisa lebih lanjut. Nantinya mereka akan memberikan rekomendasi apakah tanah tersebut masih aman dijadikan hunian atau tidak.

"Kita masih menunggu hasil rekomendasi itu, bagaimana hasil rekomendasi ahli geologi atas kondisi keamanan di lokasi," terang dia.

Menurut Ridwan, dari hasil pemetaan sementara adanya tanah retak ini disebabkan intensitas hujan tinggi yang terjadi beberapa waktu lalu. Namun ini masih memerlukan analisa lebih rinci lagi.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Jika nantinya keluar rekomendasi dari tim geologi untuk relokasi, maka pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Timur.

"Kalau nanti ada rekomendasi untuk relokasi, kita tentu akan kerja sama dengan pemprov, untuk proses relokasinya," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

BMKG sarankan warga untuk selalu membawa pelindung panas dan menjaga stamina tubuh karena suhu di Surabaya cenderung tinggi.