Selasa, 16 Jun 2026 02:14 WIB

Pencari Rumput Tewas di Pinggir Jalan, Polisi Temukan Balsem

ilustrasi
ilustrasi

jatimnow.com - Mahfud (45) warga Dusun Pucangsimo, Desa Pucangsimo, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, ditemukan warga dalam kondisi tak bernyawa di area persawahan.

Korban yang diketahui sehari-hari sebagai seorang pencari rumput itu ditemukan tergeletak di pinggir jalan Dusun Kedunggabus, Desa Bandarkedungmulyo, pada Rabu (2/11/2022).

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Kapolsek Bandarkedungmulyo, AKP Sulianto mengatakan, penemuan mayat oleh salah satu warga di sekitar TKP ini pada pukul 14.00 WIB.

"Mayat warga Desa Pucangsimo, Kecamatan Bandarkedungmulyo itu, pertama kali diketahui warga yang lewat," kata Kapolsek.

Lebih lanjut Kapolsek mengatakan, warga yang melihat merasa janggal lantaran korban saat itu terlihat seperti tertidur di pinggir jalan.

"Setelah dicek, ternyata korban sudah meninggal, kejadian itu kemudian dilaporkan ke perangkat desa dan polisi," paparnya.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Setelah menerima laporan, petugas dari Polsek Bandarkedungmulyo bersama petugas Inafis langsung bergerak ke lokasi. Selain melakukan olah kejadian perkara, petugas juga memeriksa baju dan pakaian korban serta kondisi tubuhnya.

"Hasilnya tidak ditemukan bekas tanda penganiayaan, akan tetapi kami menemukan balsem di bajunya," ucap Kapolsek.

Temuan itu, sambung Kapolsek, menguatkan indikasi jika Mahfud memang tewas karena sakit. Terlebih, dari pengakuan keluarga, saat berangkat mencari rumput, korban mengaku sudah tak enak badan.

Baca Juga: Kecelakaan di Tulungagung, Satu Penumpang Motor Tewas

"Dia memang kondisi sakit, namun memaksakan diri pergi bekerja mencari rumput, diduga itu yang menyebabkan kematiannya," bebernya.

Dijelaskan Kapolsek, pihak keluarga korban, tak menginginkan jenazah korban diautopsi. Setelah visum luar, jasadnya langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

"Karena keluarga tidak menuntut, langsung diserahkan," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.