Kamis, 18 Jun 2026 22:08 WIB

Pemain Persik Kediri Latihan Mandiri "Dibimbing" Aplikasi, Kepoin Yuk

Kiper Persik Kediri, Dikri Yusron melakukan latihan tambahan berupa bersepeda. (Foto : Instagram Dikri Yusron)
Kiper Persik Kediri, Dikri Yusron melakukan latihan tambahan berupa bersepeda. (Foto : Instagram Dikri Yusron)

jatimnow.com - Persik Kediri masih menjalani latihan secara mandiri di tengah ketidakjelasan kapan kompetisi Liga 1 2022/2023 akan kembali bergulir. Mereka menerapkan sistem aplikasi yang merekam seluruh aktivitas pemain. Bagaimana sistem itu dijalankan?

Persik Kediri menggunakan aplikasi Polar Beat yang terkoneksi ke smartwatch masing-masing pemain. Aplikasi dan smartwatch ini akan merekam aktivitas latihan yang wajib dijalankan oleh pemain di jeda kompetisi akibat tragedi Kanjuruhan ini.

Baca Juga: Liga Persik 2026 Dimulai, Fondasi Pembinaan Pesepakbola Kediri Raya

"Jadi aplikasinya ini Polar Beat yang terkoneksi di smartwatch masing-masing pemain," kata pelatih fisik Persik Kediri, Budi Kurnia, Rabu (2/11/2022).

Aplikasi dan smartwatch ini akan merekam denyut nadi, jarak sejauh mana pemain melangkah, kalori dan intensitas.

Cara kerjanya, pemain bisa memulai dengan tombol start dan menyetop aplikasi saat latihan selesai.

Sehari, pemain wajib menjalani latihan selama 60 menit. 15 menit pemanasan, 40 menit latihan inti, seperti beban, endurance, aerobic dan cooling down di sisa waktu.

Pemain juga wajib mengirimkan video saat latihan melalui Google Drive.

Melalui sistem ini, pemain dipastikan tidak bisa membohongi tim pelatih.

Baca Juga: Hajar Persik Kediri 5-0, Persebaya Surabaya Finish di Urutan ke-4

“Jadi pemain ini harus melakukan sesuai yang ditargetkan tim pelatih, kita dari tim pelatih selalu mantau. Mereka latihan jam berapa, finish jam berapa semua diketahui. Tidak bisa bohong,” terangnya.

Namun, lanjut Budi Kurnia, semua pemain selalu menerapkan latihan tambahan, baik gym maupun latihan dengan bola.

“Latihan dengan bola 20-30 menit, ada latihan stabilisasi dan gym,” tambah Budi Kurnia.

Sejauh ini, Budi Kurnia memastikan seluruh pemain menjalankan tugas ini dengan baik. Kondisi fisik mereka juga cukup terjaga.

Baca Juga: Persik Kediri Ingin Tutup Musim dengan Kemenangan di Kandang Persebaya

Hanya saja, menurut Budi Kurnia pemain mengalami penurunan sentuhan.

“Kalau masalah efektif, sangat efektif karena semua data ter-record, namun kebosanan pasti ada karena namanya latihan individu dan reguler itu berbeda,” jelas Budi.

Sebelum masuk nanti, Persik Kediri akan melakukan uji fisik. Ketahanan dan berat badan akan jadi penilaian. Akan ada sanksi jika berat badan mereka tidak sesuai.

Saat ini beberapa pemain menjalani latihan secara grup. Seperti Dikri Yusron, M Taufiq, dan Agil Munawar yang memilih stay di Kediri. Di Jakarta ada Arthur Irawan, Rendy Juliansyah dan Sutan Zico. Sementara lainnya, mereka memilih pulang ke kampung halamannya dan latihan secara mandiri di rumah.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.