Senin, 08 Jun 2026 00:22 WIB

Khofifah Minta Pustakawan Percepat Perubahan Ekosistem ke Digital

Khofifah saat membuka Kongres XV dan Seminar Ilmiah Nasional Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI), di hotel Vasa, Surabaya (Dok Humas Pemprov Jatim/jatimnow.com)
Khofifah saat membuka Kongres XV dan Seminar Ilmiah Nasional Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI), di hotel Vasa, Surabaya (Dok Humas Pemprov Jatim/jatimnow.com)

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak para pustakawan melakukan percepatan perubahan ke ekosistem digital.

“Saya ingin mengajak kita mempersambungkan proses literasi ekonomi, digital, dan finance bagi para pustakawan. Berdasarkan predisi Jack MA tahun 2030, sekitar 80 persen ekonomi dunia backbone-nya UMKM. Dan 99 persen UMKM dunia akan masuk online dan 85 persen e-commerce," ucap Khofifah dalam keterangan resminya, Rabu (2/11/2022).

Baca Juga: Tak Kejar Laku, Penulis Buku Asal Malang Luncurkan 2 Buku demi Literasi Warga

Khofifah menambahkan, tugas pustakawan dalam menyongsong ekosistem digital tidaklah sederhana. Sebab, berdasarkan data digital civility index (DCI), pengguna internet di Indonesia berada pada peringkat ke-29 atas tingkat ketidaksopanan berselancar pada media digital.

Penting dilakukan koreksi dan evaluasi bersama. Pasalnya dalam data pengguna internet tersebut disebutkan bahwa ada penambahan penyumbang ketidaksopanan tertinggi pada kelompok usia dewasa. Dari data-data tersebut diketahui bahwa ada kesopansantunan yang harus terus dijaga bersama.

“Dalam hal kesopansantunan bersosial media, tugas pustakawan tidak sederhana. Bukan hanya mengedukasi supaya gemar membaca, tapi mengedukasi untuk melakukan interaksi digital secara sopan,” tegas Khofifah.

Baca Juga: Cara Unik Terminal Petikemas Surabaya Tanamkan Minat Baca Sejak Dini

Sementara itu, Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando menyampaikan bahwa perpustakaan ke depannya harus melakukan transformasi digital. Salah satunya, bagaimana ekonomi mikro bisa diedukasi dengan mengantarkan pada pasar internasional melalui online atau bahkan startup.


“Para pelaku usaha mikro bisa dimungkinan untuk membuka usaha dengan buku-buku ilmu terapan,” ujarnya.

Baca Juga: Pelajar Lamongan Didorong Manfaatkan AI untuk Tumbuhkan Minat Menulis

Selain itu, dirinya berharap perpustakaan ke depan juga harus menjadi konten kreator (influencer). Bahkan di akhir tahun ini, ia menargetkan lahir tiga juta konten kreator dari para pustakawan se-Indonesia.

“Kami memilih Jatim pertama karena memang komitmennya Ibu Gubernur terhadap perpustakaan luar biasa. Maka teman-teman dari daerah datang disini bukan hanya menghadiri kongres dan seminar ilmiah, tapi mereka akan lanjutkan dengan studi tiru pada beberapa keberhasilan di Jawa Timur untuk pengembangan perpustakaan,” tandasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.