Rabu, 22 Jul 2026 05:01 WIB

Cara Unik Terminal Petikemas Surabaya Tanamkan Minat Baca Sejak Dini

Wajah anak-anak Pekerja TPS sangat senang dan ceria dalam menerima materi edukasi literasi dalam menerima. (Foto: Humas TPS/jatimnow.com)
Wajah anak-anak Pekerja TPS sangat senang dan ceria dalam menerima materi edukasi literasi dalam menerima. (Foto: Humas TPS/jatimnow.com)

jatimnow.com - PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) memiliki cara unik untuk menanamkan minat baca sekaligus mengenalkan dunia logistik kepada generasi muda.

Melalui kolaborasi dengan komunitas Read Aloud (RA) Surabaya, anak-anak pekerja diajak menyelami aktivitas pelabuhan lewat petualangan imajinatif menggunakan media boneka dan visual interaktif.

Baca Juga: PTP Nonpetikemas Paparkan Strategi ESG dan DEI di IDEAS 2026

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (9/1/2026) ini mengadopsi metode membaca nyaring (read aloud).

Alih-alih hanya mendengarkan cerita secara pasif, para peserta justru diajak berdiskusi dan mengekspresikan pendapat mereka sepanjang sesi berlangsung. Langkah ini diambil untuk membangun kedekatan emosional antara anak dan buku sejak usia dini.

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan bagian dari upaya perusahaan membentuk karakter anak melalui pendidikan non formal.

Selain memicu kegemaran membaca, acara ini menjadi jembatan bagi anak-anak untuk memahami profesi orang tua mereka di sektor logistik.

"Kami ingin mereka mengenal lingkungan kerja orang tuanya dengan cara yang menyenangkan. Harapannya, pengetahuan dari kegemaran membaca ini memberikan manfaat jangka panjang bagi tumbuh kembang mereka sebagai generasi penerus," ujar Erika.

Baca Juga: Manufacturing Surabaya 2026 Perkuat Ekosistem Industri Timur Indonesia

Dalam sesi tersebut, inisiator RA Surabaya, Yuliana Sidharta atau Kak Jules, memimpin jalannya cerita. Dengan bantuan teknologi LCD, suasana terminal petikemas dihadirkan secara visual di hadapan anak-anak, membuat pengalaman "berpetualang" di area pelabuhan terasa lebih nyata.

Kak Jules menyebut, literasi memberikan dampak maksimal jika diperkenalkan lewat pendekatan yang hangat dan komunikatif.

Metode membaca nyaring terbukti efektif merangsang imajinasi serta kemampuan berkomunikasi anak tanpa membuat mereka merasa sedang belajar dengan kaku.

Baca Juga: Portground Pelindo TPK Ajak Anak Kenal Pelabuhan dan Bahaya Narkoba

"Anak-anak belajar memahami nilai-nilai positif dari setiap cerita. Kita ingin mereka merasakan sendiri bahwa membaca itu aktivitas yang sangat seru," kata Kak Jules.

Langkah TPS ini menambah daftar panjang inisiatif dunia usaha dalam mendukung penguatan literasi keluarga.

Sebagai anak usaha PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP), TPS tidak hanya mengejar performa logistik ekspor-impor, tetapi juga mulai menyasar pengembangan modal sosial melalui edukasi anak-anak karyawan.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.