Jumat, 19 Jun 2026 11:14 WIB

Duh! 4 Orang Panwascam di Bojonegoro Disebut Masih Aktif Sebagai Anggota Parpol

Heli Supangat saat memberikan keterangan pada sejumlah awak media (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Heli Supangat saat memberikan keterangan pada sejumlah awak media (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Empat orang yang disebut masih aktif sebagai anggota partai politik (parpol) dilantik menjadi Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan (Panwascam) di Bojonegoro.

Hal itu terungkap menyusul temuan masyarakat yang mendapati ada salah satu anggota Panwascam yang baru saja dilantik, lantaran diduga cacat administrasi karena masih menjadi anggota parpol.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

"Karena saya melihat yang jadi Panwascam itu kapasitasnya jauh dari peserta lain yang tersingkirkan, sehingga saya lakukan penelusuran," ungkap Heli Supangat, salah satu calon Panwascam yang gugur saat ditemui sejumlah awak media, Selasa (1/11/2022).

Heli menyebut, berdasarkan penelurusannya, ada empat orang anggota Panwascam yang diduga masih menjadi anggota parpol. Mereka menjadi anggota Panwascam untuk Kecamatan Ngasem, Malo, Ngambon dan Purwosari.

Adapun rinciannya, dua orang masuk dalam Daftar Calon Tetap (DCT) pada Pemilu Tahun 2019 lalu dari salah satu parpol. Sementara dua orang lainnya setelah dicek melalui Sistem informasi Partai Politik (Sipol) milik KPU, diketahui masih aktif menjadi anggota parpol.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

"Dari hasil penelusuran saya ada temuan. Ternyata ada DCT caleg Tahun 2019 yang masuk menjadi Panwascam. Sementara dua yang dari caleg 2019 dan dua yang lain aktif di Sipol," bebernya.

Heli menjelaskan, syarat untuk menjadi anggota Panwascam adalah sudah tidak menjadi anggota parpol minimal 5 tahun yang dibuktikan dengan surat pernyataan bermaterai saat mendaftar menjadi anggota Panwascam.

Baca Juga: Terungkap, Ini Biang Kerok Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bojonegoro

Menyikapi hal itu, Heli berencana akan mengadukan dan meminta klarifikasi hasil temuannya pada Bawaslu dan KPU Bojonegoro. Selanjutnya bila terbukti benar, kasus itu akan dilaporkan ke polisi.

"Jika memang terbukti akan saya laporkan pada Polres Bojonegoro terkait keterangan palsu yang dilakukan oleh masing-masing peserta Panwascam tersebut," tegas dia.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.