Senin, 15 Jun 2026 19:03 WIB

BNN Bongkar Pencucian Uang Narkoba Miliaran Rupiah di Surabaya

  • Penulis :
  • | Selasa, 31 Jul 2018 18:20 WIB
Petugas menunjukkan barang bukti dan tersangka.
Petugas menunjukkan barang bukti dan tersangka.

jatimnow.com - Adiwijaya, arek Suroboyo yang satu ini akhirnya berurusan dengan penyidik Badan Narkotika Nasional (BNN) RI. Tidak tanggung-tanggung, arek Mulyosari Utara No. 45 Surabaya itu terlibat dalam jaringan bandar narkoba internasional.

Dalam jaringan ini, Adiwijaya berperan sebagai pemutar uang dari transaksi para bandar narkoba. Modusnya, Adiwijaya mendirikan perusahaan money changer serta perusahaan yang bergerak di bidang emas dan tembaga fiktif.

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Narkotika Madura-Gresik, Sita 200 Gram Sabu

"Untuk itulah, kami jerat para tersangka (termasuk Adiwijaya, red) dengan undang-undang TPPU (tindak pidana pencucian uang)," sebut Kepala BNN RI, Komjen Pol Heru Winarko saat membeber para tersangka dan barang bukti TPPU di rumah tersangka Adiwijaya di Mulyosari Utara No. 45 Surabaya, Selasa (31/7/2018).

Heru menjelaskan, ulah Adiwijaya terbongkar setelah BNN menangkap seorang bandar bernama Juvictor Indraguna alias Viktor Indraguna pada 4 Maret 2017 lalu dengan barang bukti 8,4 Kg narkotika jenis sabu.

Darisana, BNN berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri aliran uang transaksi narkoba yang dilakukan jaringan tersebut.

"Setelah proses penyelidikan dan penelusuran, jaringan ini melakukan transaksi uang dari hasil jual beli narkoba sekitar Rp1 triliun lebih. Tapi, kami berhasil menyita 24 miliar," beber Heru.

Baca Juga: Sumenep Geger, Kokain Puluhan Miliar Terdampar di Pantai Kahuripan

Setelah menangkap Adiwijaya alias Kwang, BNN berhasil mengungkap semua orang yang masuk dalam jaringannya. Diantaranya Lisan Bahar (Dirut PT Global Surya Alience), Army Roza alias Bobo (napi narkotika di Lapas Tangerang), Ali Akbar Sarlak (WN Iran, napi narkotika di Lapas Tangerang), serta Tamia Tirta Anastasya alias Sunny Edward (pacar Ali Akbar).

"Jadi, mereka merupakan jaringan lapas. Para bandar narkoba ini menyimpan uang hasil transaksi narkoba melalui perusahaan-perusahaan fiktif yang didirikan para koleganya. Semua sudah kami tangkap," tegas Heru.

Selain rumah mewah hasil TPPU, penyidik BNN juga menyita 5 mobil mewah, 5 motor sport serta uang tunai (berbagai mata uang) senilai Rp24 miliar. Penyidik juga menyita sejumlah bukti transaksi dan kepingan emas dan tembaga dari perusahaan fiktif yang dikelola Adiwijaya.

Baca Juga: Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Kota, 4 Tersangka Diringkus

Adiwijaya dan semua tersangka terancam hukuman penjara maksimal 20 tahun penjara dan denda maksimal Rp 20 miliar atas jeratan Pasal 137 huruf B, UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika Pasal 3, 4 dan 5 ayat (1) UU No. 8 Tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan TPPU.

Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.