Senin, 22 Jun 2026 15:17 WIB

Kabupaten Kediri Siap Minimalisir Bencana: Cintai Tanaman, Galakkan Penghijauan

Kabupaten Kediri siap minimalisir bencana (Foto: Humas Pemkab Kediri)
Kabupaten Kediri siap minimalisir bencana (Foto: Humas Pemkab Kediri)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri menggelar Apel Kesiapsiagaan dan Gelar Peralatan Penanggulangan Bencana, Senin (31/10/2022).

Bersama tiga pilar, TNI, Polri, Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri serta stekholder lainnya, apel dilaksanakan di Lapangan Desa Doko Kecamatan Ngasem.

Baca Juga: Kemensos Puji SMA SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School Gagasan Mas Dhito

"Saya kembali mengingatkan bahwasanya saat ini kita masih di masa Pandemi Covid-19, Omicron XBB, karena telah ditemukan varian baru yang di beberapa daerah mengalami peningkatan kasus. Diharapkan kepada seluruh komponen masyarakat Kabupaten Kediri tetap waspada dengan tetap patuhi protokol kesehatan serta menjaga kebugaran tubuh," jelas Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) melalui Penjabat Sekretaris Daerah Adi Suwignyo.

Beberapa waktu lalu di beberapa wilayah di Jawa Timur terdampak bencana hidrometeorologi, mulai angin kencang, puting beliung, banjir bandang hingga tanah longsor.

"Kabupaten Kediri merupakan salah satu wilayah yang berpotensi dilanda bencana khususnya bencana alam hidrometeorologi. Hal ini disebabkan karena wilayah Kabupaten Kediri berada pada dua lereng gunung yaitu Gunung Kelud dan Wilis serta berada pada daerah aliran sungai besar yang berhulu di kedua gunung tersebut," terang Adi.

Kabupaten Kediri siap minimalisir bencanaKabupaten Kediri siap minimalisir bencana

"Melihat besarnya ancaman bencana alam hidrometeorologi tersebut, maka kita perlu meningkatkan kewaspadaan. Berdasarkan data dari BMKG awal musim hujan sudah dimulai sejak September di beberapa wilayah Indonesia serta puncak musim hujan diperkirakan pada bulan Desember 2022 dan Januari 2023," jelasnya.

Menurutnya, pelaksanaan apel ini merupakan momentum yang tepat untuk melakukan sinergi dan konsolidasi dalam penanggulangan bencana. Karena bencana merupakan sulit diprediksi.

"Pelaksanaan apel ini juga menjadi bukti komitmen kita bersama dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi bencana serta bentuk pemerintah dalam melindungi segenap masyarakat di daerah rawan bencana," tambahnya.

Baca Juga: 73 Persen Lulusan SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School Tembus PTN Jalur SNBT

Adi berharap sinergitas antar stake holder baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan dan desa dalam rangka upaya pencegahan, mitigasi serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi terus ditingkatkan.

"Laksanakan pelatihan secara intens dan terpadu terhadap personel yang akan ditugaskan sehingga mereka siap dalam menjalankan tugas dan lakukan pengecekan secara intens dan berkala terhadap seluruh peralatan penanggulangan bencana yang dimiliki oleh masing-masing instansi agar peralatan tersebut siap pakai pada saat dibutuhkan dalam penanggulangan bencana," papar dia.

Kabupaten Kediri siap minimalisir bencanaKabupaten Kediri siap minimalisir bencana

Usai apel, Adi menyebut bahwa selama musim penghujan ini, wilayah Kabupaten Kediri tidak terdampak serius oleh bencana alam. Namun dia meminta semua pihak harus tetap siap mengantisipasinya.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

"Titik-titik yang perlu kita waspadai adalah wilayah yang berada di lereng gunung, seperti Gunung Kelud, Gunung Wilis dan Gunung Anjasmoro wilayah Kandangan," terangnya.

Dia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar cinta terhadap tanaman dan menggalakkan kembali penghijauan, supaya dampak dari bencana alam dapat diminimalisir.

"Kita siap 24 jam memberikan prioritas pelayanan, perlindungan kepada masyarakat jika terjadi bencana alam," pungkas Adi.

(ADV)

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.