Kamis, 18 Jun 2026 05:16 WIB

Mengenal Minuman Herbal Sop Sayur Lima Unsur yang Ampuh Sembuhkan Penyakit Kista

Dr Sajuni Widjaya dan Jimmy Sumendap (tengah ke kanan) dibantu karyawannya sedang melakukan pengemasan minuman herbal sop sayur lima unsur di rumahnya (Foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)
Dr Sajuni Widjaya dan Jimmy Sumendap (tengah ke kanan) dibantu karyawannya sedang melakukan pengemasan minuman herbal sop sayur lima unsur di rumahnya (Foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sop sayur lima unsur telah lama dikenal di kalangan pecinta minuman kesehatan herbal di Solo. Resep yang dikembangkan oleh pasangan suami istri, Hendra Gunawan dan Yeni itu telah dikenal dari mulut ke mulut karena khasiatnya.

Sayangnya, karena penggunaan bahan alami dan menjaga kualitas tanpa pengawet, minuman herbal ini hanya bisa bertahan maksimal selama 5 hari. Sehingga sulit untuk diakses bagi konsumen yang tinggal jauh dari Solo.

Baca Juga: Yayasan Amway Peduli dan UC Surabaya Gelar Edukasi Kesehatan Anak Muda

Untuk itu, keponakan Yeni yang berada di Jawa Timur, Jimmy Sumendap mulai memproduksi sop sayur lima unsur ini di Citra Harmoni C1 Nomor 50, Sidoarjo.

Jimmy mengungkapkan, dirinya bertekad memulai produksi sop sayur lima unsur ini setelah mempelajari langsung proses pembuatan minuman herbal ini dari keluarganya.

"Di Solo sudah buka selama 15 tahun dan karena tidak bisa terlalu lama masa simpannya, makanya kami putuskan juga memproduksi di Jakarta dan Surabaya. Karena konsumen kami banyak di sekitar kawasan tersebut," ungkap Jimmy, Minggu (30/10/2022).

Jimmy mengungkapkan, sop sayur lima unsur ini merupakan minuman kesehatan. Sop ini terdiri dari daun lobak, lobak, gobo, wortel dan jamur hitam. Cara membuatnya pun cukup sederhana, yaitu semua bahan-bahan sop sayur tersebut dijadikan satu kemudian direbus dalam panci kaca menggunakan air.

Perebusannya kurang lebih membutuhkan waktu 1 jam 30 menit. Kemudian setelah perebusan selesai, lalu disaring. Nah, air saringan dari sayur itulah yang berkhasiat menyembuhkan berbagai macam penyakit.

"Untuk menjaga kualitasnya kami memakai sayuran yang segar, dan setelah ditimbang, kami cuci, potong dan langsung direbus, dan kami khusus memakai kompor listrik," jelasnya.

Baca Juga: Surabaya Siap Gebyar Sehat dan Musik di Shaucha Fest 2026

Air saringan atau biasa disebut dengan sop sayur tersebut kemudian ditempatkan ke dalam botol-botol, lalu dijual dengan harga Rp 25 ribu per botolnya. Setelah itu, segera dikirim ke konsumen dalam keadaan panas atau hangat.

Tak sendiri, Jimmy dibantu istrinya yang merupakan dokter dan telah banyak mempelajari ilmu kedokteran timur yang menjadi dasar konsumsi minuman kesehatan ini.

Dr Sajuni Widjaya, istri Jimmy mengungkapkan, ia membantu konsumen untuk menetapkan dosis konsumsi harian. Sebab konsumen sop ini tidak hanya sekedar untuk menjaga kesehatan. Sebagian juga memiliki riwayat penyakit yang ingin meningkatkan kualitas hidupnya dengan minuman herbal.

"Kita bukan bilang obat, tapi minuman kesehatan. Dengan minum minuman sehat, maka tubuhnya bisa regenerasi dengan baik. Bahkan pasien kanker tahap akhir kualitas hidupnya juga lebih baik," ujarnya.

Baca Juga: Sin A x Nhu Nhu, Saat Kehangatan Tradisi 1935 Berpadu Gaya Kekinian

Sasa-sapaan akrab Sajuni Widjaja itu mengungkapkan jika dirinya melakukan screening kesehatan pada calon konsumen secara gratis. Sehingga, bisa diketahui riwayat kesehatan dan batas aman konsumsi minuman kesehatan tersebut.

Sementara Novi, salah satu pasien penderita kista mengaku jika dirinya bisa sembuh total setelah mengonsumsi sop sayur lima unsur tersebut. Dirinya menerangkan, pada tiga pekan pertama, kista yang semula 10 sentimeter, berhasil mengecil hingga kisaran 2,2 sentimeter.

"(Dihitung) sampai sekarang, ada lima bulan, sudah nggak ada kistanya. Sudah periksa ke dokter, di USG, katanya sudah bersih. Tapi ini saya masih minum sop sayur karena stamina masih belum kembali," ungkapnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.