Jumat, 19 Jun 2026 06:50 WIB

Sadad Merinding saat 650 Santriwati Bacakan Nazam di SCNC: Ingat Zaman Mondok

Anwar Sadad saat memberikan doorprize dua tiket umrah kepada para santri (Foto-foto: Dok. Fad for jatimnow.com)
Anwar Sadad saat memberikan doorprize dua tiket umrah kepada para santri (Foto-foto: Dok. Fad for jatimnow.com)

jatimnow.com - Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad mengacungi jempol penyelenggaraan Santri Culture Night Carnival (SCNC) yang digelar di Surabaya.

SCNC itu digelar pada malam puncak Hari Santri Nasional 2022 di JX Expo Surabaya pada Sabtu (27/10/2022) malam.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Acara yang diselenggarakan oleh PWNU Jatim itu menjadi pesta budaya, kesenian dan pengetahuan santri, yang ditampilkan secara modern, tapi tidak kehilangan identitas santri. Semua perform dari ikon NU, seperti Ishari, Banser, Pagar Nusa ditampilkan dengan apik dan memukau.

"Yang bikin merinding itu pembacaan nazam khas pesantren, yaitu aqidatul awam dilantunkan oleh 650 santriwati dari 7 pesantren secara bersamaan," tutur Sadad.

Dalam SCNC 2022 itu, para santri juga menampilkan hafalan Alfiyah Ibn Malik oleh 500 santri dari Ponpes Lirboyo, Ploso, Kediri dan Syaikhona Cholil Bangkalan.

Anwar Sadad bersama tokoh dan ulama di Jawa TimurAnwar Sadad bersama tokoh dan ulama di Jawa Timur

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Melihat aksi memukau para santri, Keluarga Ponpes Sidogiri itu mengaku jika dalam beberapa momen, membukakan memori saat masih 'mondok' atau belajar di pesantren kala itu.

"Seperti mengulang memori, saat dulu mengaji, menghafal, hingga debat-debat tentang fiqih dengan teman satu kelas," tambah Gus Sadad.

Sebagai politisi yang berlatarbelakang santri, Sadad menilai gelaran SCNC bisa memberikan gambaran pesantren sebagai institusi yang kompleks, bukan semata lembaga pendidikan agama, melainkan juga institusi budaya yang sarat dengan nilai-nilai tradisi dan sejarah.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dia menambahkan, pesantren dalam praktik kehidupan di masyarakat dalam banyak hal telah menjadi sistim nilai. Gus Sadad berharap, event seperti SCNC ini bisa diadakan secara terus-menerus untuk menampilkan lebih banyak lagi kekayaan budaya dan tradisi pesantren.

"Event SCNC semalam telah memperlihatkan bagaimana peran dan produktivitas pesantren di Jawa Timur. Kami di DPRD Jatim telah berkomitmen agar peringatan hari santri ini bisa digelar setiap tahun, sebagai wujud kami mengenang perjuangan ulama dan santri," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.