Senin, 22 Jun 2026 06:38 WIB

Penonton Jombang Culture Festival Pingsan, Akhirnya Meninggal Dunia

Dono warga Dusun Mojongapit, Desa Mojongapit saat pingsan dan dibopong untuk dilarikan ke RSUD Jombang. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Dono warga Dusun Mojongapit, Desa Mojongapit saat pingsan dan dibopong untuk dilarikan ke RSUD Jombang. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Di tengah terik matahari yang panas, gelaran Jombang Culture Festival dilaksanakan pada Minggu (30/10/2022) pagi, memakan korban. Seorang penonton pingsan dan dilarikan ke RSUD Jombang. Namun sayangnya warga tersebut meninggal dunia di RSUD Jombang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penonton yang pingsan dan dilarikan ke RSUD Jombang itu adalah Dono (64) warga Dusun Mojongapit, Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Karena terik matahari, korban yang menonton di pinggir jalan itu, lemas dan akhirnya pingsan. Sontak warga yang ada di sekitarnya langsung membopongnya untuk dilarikan ke RSUD Jombang. Namun setelah di RSUD Jombang pria lanjut usia itu akhirnya meninggal dunia.

Dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Iskandar selaku Kepala Desa Mojongapit mengakui salah satu warganya meninggal dunia saat melihat gelaran Jombang Culture Festival.

"Tadi saya ditelepon dari kepolisian kalau ada warga saya yang pingsan saat lihat karnaval, terus dibawa ke rumah sakit," ungkapnya.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Saat ditanya bagaimana kondisi terakhir Dono, ia menyebut, dari keterangan pihak kepolisian, diketahui jika warga RT 1, RW 3 Dusun Mojongapit itu, meninggal dunia karena penyakit yang ia derita sejak lama.

"Di rumah sakit serangan jantung, dan meninggal. Terus saya perintahkan ke pak carik untuk mencari tau informasi ke rumah warga," tegasnya.

Baca Juga: Kecelakaan di Tulungagung, Satu Penumpang Motor Tewas

Sementara itu, Kapolsek Jombang kota AKP Soesilo saat dikonfirmasi mengenai peristiwa itu, pihaknya mengaku belum tahu.

"Gak ada," ucapnya singkat.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.