Rabu, 10 Jun 2026 14:13 WIB

Pelebaran Jalan Raya Manyar Gresik, Puluhan Kios Dibongkar

Proses pembongkaran kios di Kecamatan Manyar, Gresik (Foto: Humas Pemkab Gresik)
Proses pembongkaran kios di Kecamatan Manyar, Gresik (Foto: Humas Pemkab Gresik)

jatimnow.com - Sebanyak 22 kios milik pedagang di sepanjang Jalan Raya Manyar, Gresik mulai dibongkar hari ini, Jumat (28/10/2022). Pembongkaran kios ini merupakan tahap awal, sebelum pelaksanaan proyek pelebaran jalan Manyar.

Sekitar pukul 07.30 WIB, proses pembongkaran dimulai dengan menggunakan alat berat (bechoe) dengan dibantu pemilik kios. Tampak anggota TNI-Polri, Satpol-PP, Dishub dan URC Bina Marga juga berada di lokasi untuk mengawal jalannya pembongkaran.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Seperti diberitakan, Camat Manyar, Zainul Arifin, mengatakan bahwa pembongkaran kios pedagang ini merupakan pembongkaran tahap awal.

"Pembongkaran ini adalah tahap awal. Setelah pembangunan lahan relokasi selesai, maka secepatnya akan dilanjutkan tahap berikutnya," kata Zainul Arifin.

Zainul juga menjelaskan, bahwa pembongkaran tahap satu ini sudah melalui sosialisasi serta ada penandatanganan surat pernyataan pengosongan kios.

Baca Juga: JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

"Kita sudah melakukah komunikasi sebelumnya dengan pihak-pihak terkait. Dan juga dilakukan penandatanganan surat pernyataan pengosongan kios," ujarnya.

Sementara itu, Asisten I Setda Gresik Suyono saat berada di lokasi berharap agar pelaksanaan pembongkaran berjalan aman dan kondusif.

"Semoga selama proses pembongkaran berlangsung, tidak ada kendala dan berjalan lancar serta kondusif. Sebab ini demi kepentingan masyarakat dan mengatasi kemacetan yang selama ini terjadi. Dan dengan adanya relokasi kios ini, jalan raya Manyar segera dilakukan pelebaran," pungkasnya.

Baca Juga: Bupati Gresik Minta Penyedia Jasa Jaga Intregitas, Bebas Korupsi dan Gratifikasi

Diketahui, secara teknis pengosongan lahan kios di sepanjang Jalan Raya Manyar ada dua pilihan. Pertama kalau bersedia direlokasi pedagang disediakan lahan relokasi. Dan kedua, jika tidak mau direlokasi ke lahan yang disediakan bisa mencari tempat sendiri.

Kalau pedagang bersedia direlokasi di tempat yang disediakan akan mendapatkan ongkos boyong Rp2 juta. Kalau pedagang mencari lokasi sendiri diberi Rp7,5 juta.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.