Selasa, 16 Jun 2026 23:54 WIB

Kota Batu Siapkan 12 Alat untuk Antisipasi Bencana

Aktivasi EWS di Kota Batu sebagai antisipasi tanggap bencana. Foto( BPBD for jatimnow.com)
Aktivasi EWS di Kota Batu sebagai antisipasi tanggap bencana. Foto( BPBD for jatimnow.com)

jatimnow.com - BPBD Kota Batu mulai mengaktifkan alat pendeteksi bencana atau early warning system (EWS) di 12 titik lokasi rawan bencana. Penempatan EWS ini tak lepas dari kondisi cuaca yang mulai kerap turun hujan yang berpotensi timbul bencana longsor.

Kepala BPBD Kota Batu, Agung Sedayu menuturkan bahwa 12 EWS sudah disebar di Kecamatan Bumiaji.

Baca Juga: Akses Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Mulai Dibuka Dengan Sistem Buka Tutup

Adapun penempatannya di Dusun Jurang Kuali, Dusun Lemah Putih, Dusun Kekep, Dusun Payan, Dusun Kungkuk, Dusun Punten, Dusun Ngebruk, Dusun Jantur, Dusun Baru Atas, dan Dusun Brau Bawah. Sedangkan di Dusun Sumberejo rencananya ada dua EWS, namun sejauh ini baru terpasang satu.

"Pemasangan EWS diutamakan d Kecamatan Bumiaji, sebab potensi longsor sering terjadi di sana. Bukan berarti daerah lain tidak kita antisipasi. Prinsipnya, kami sudah siap," kata Agung, Rabu (26/10/2022).

Selain mengaktifkan EWS, BPBD Kota Batu juga menyiapkan sejumlah personel untuk bertugas di Posko Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB).

Baca Juga: Material Batu Longsor, Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Kembali Ditutup

"Kita juga menambah personel yang terdiri atas tim TRC, Pusdalops dan juga tim logistik. Kami juga telah berkoordinasi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Batu untuk menyamakan persepsi terkait kesiapsiagaan menghadapi bencana," katanya.

Berdasarkan catatan dari BPBD Kota Batu, sepanjang musim hujan mulai September hingga Oktober 2022 tercatat ada 29 kejadian. Adapun kejadian itu didominasi tanah longsor yang mayoritas disebabkan hujan deras.

Baca Juga: Mobil Tertimpa Batu, Akses Jalan Trenggalek - Ponorogo Ditutup

Status kesiapsiagaan sendiri sudah ditetapkan sejak 4 Oktober 2022 dengan melakukan aktivasi 12 EWS.

"BPBD juga sudah menyamakan pemahaman dan persepsi kesiapsiagaan bila sewaktu-waktu ada bencana. Masing-masing rekomendasi itu pun sudah siap demi meminimalisir dampak bencana," tutupnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.