Kamis, 11 Jun 2026 03:54 WIB

Viral, Bocah di Surabaya Diduga Mengidap Gizi Buruk

Aldi bersama sang ibu di kamar kos di Jalan Kedung Baruk.
Aldi bersama sang ibu di kamar kos di Jalan Kedung Baruk.

jatimnow.com - Seorang bocah berusia 10 tahun mengidap penyakit gizi buruk, viral di media sosial.  Bocah tersebut bernama Aldi Slamet Nugroho (10) anak dari pasangan Eko Basuki (33) dan Alfiyahtus Djupriyah (30).

Sudah 2 tahun ini ia menghabiskan waktunya di tempat tidur dan duduk di kamar kos yang berada di Jalan Kedung Baruk, Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Orang tua Aldi Eko Basuki, menceritakan penyakit gizi buruk yang diderita anaknya ini berawal dari demam tinggi yang dirasakan Aldi saat usia 7 tahun.

Kemudian ia memeriksakannya ke dokter namun demamnya tak turun dan Aldi tak kunjung sembuh.

"Dulu dari lahir sampai usia 3,5 tahun Aldi ini baru bisa jalan kaki, setelah itu jalannya nggak normal seperti anak lain pada umumnya namun tidak ada indikasi apapun," terang Eko saat ditemui di kos yang dihuninya di Jalan Kedung Baruk, Senin (30/7/2018).

Lebih lanjut Eko menjelaskan saat sekolah bermain bersama teman-temannya jatuh kemudian tidak bisa jalan. Dan sebagai orang tua ia sudah mengupayakan demi kesehatan anaknya.

"Dari situ mulai ada kondisi fisik dari Aldi yang semakin lemah kakinya, lemas dan kemudian dibawa ke rumah sakit opname tetapi dokter menyebutkan tidak ada gejala apapun.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dari pihak rumah sakit juga tidak memvonis, akhirnya saya bingung. Ada indikasi dari temen dan tetangga kalo anak saya terkena lupus atau gizi buruk," ujarnya.

Eko juga mengatakan bahwa sudah mengupayakan anaknya berobat hingga melakukan terapi semacam pijat saraf di luar kota, namun tak kunjung ada perubahan dan kondisi Aldi semakin memburuk.

"Saya ke Nganjuk berangkat bersama saudara diantar, kemudian sama orangnya disarankan untuk beli nutrisi sama madu sampai Rp 2 juta. Tiap minggu bolak-balik jalan beberapa bulan, kaki dan tangan seperti menempel lengket, nutrisi sudah dijalankan tapi kondisi semakin parah, tulang kayak kering gosong," katanya.

Setiap harinya Aldi mengkonsumsi susu nutrisi Nutrinidrink dengan harga Rp 150 ribu per 400 gramnya untuk mengembalikan kondisi tubuhnya akibat gizi buruk.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Eko mengatakan setiap hari Selasa dan Jumat ia mengantarkan anaknya untuk cek up ke RSU dr Soetomo. Hingga saat ini kondisi Aldi mulai membaik.

"Ini sudah mulai membaik yang dari awal tangannya ga bisa digerakkan karena kaku sekarang sudah bisa, saya berharap anak saya segera diberi kesembuhan dan sehat seperti anak-anak pada umumnya," harap Eko.

Reporter: Arry Saputra
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.