Rabu, 17 Jun 2026 11:16 WIB

Calon Generasi Emas, Pemkab Lamongan Perhatikan Tumbuh Kembang Santri

Rombongan Pemkab Lamongan saat meresmikan ponpes di Kecamatan Kembangbahu. (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)
Rombongan Pemkab Lamongan saat meresmikan ponpes di Kecamatan Kembangbahu. (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi berpesan agar pesantren bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

Hal itu disampaikan pria yang akrab disapa Pak Yes itu saat peletakan batu pertama Ponpes Kh. Abdurahman Wahid di Dusun Pucang, Desa Puter, Kecamatan Kembangbahu.

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

"Ke depan santri ini harus multitalenta, tidak hanya memahami, belajar dengan baik ilmu agama. Lebih dari itu, dalam menghadapi revolusi industri 5.0," ungkap Pak Yes, Senin (24/10/2022).

Semua santri, kata Pak Yes,harus dibekali dengan berbagai ilmu sebagai kesiapan dalam menghadapi kepemimpinan ke depan, dalam menghadapi kepentingan SDM ke depan, dengan mempunyai bekal dan ilmu yang cukup.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Untuk itu saya terus berharap, seluruh lembaga-lembaga pendidikan, pondok pesantren, harus selalu beradaptasi dengan perubahan, dengan perkembangan ilmu dan teknologi, yang ini tidak bisa kita hindari,” terang Pak Yes.

Bertepatan dengan momen Hari Santri dan juga Maulid Nabi Muhammad SAW, dikatakan Pak Yes, ini merupakan motivasi agar pondok pesantren yang akan dibangun dapat berkembang dengan baik.

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

Ia juga berharap agar Pondok Pesantren KH. Abdurrahman Wahid dapat segera selesai dibangun dan ditempati.

“Selamat atas kegiatan peletakan batu pertama Pondok Pesantren KH. Abddurrahman Wahid, mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama pondok pesantren ini sudah bisa dimanfaatkan, sudah bisa ditempati, dan tentu sudah bisa memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat,” harap Pak Yes.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.