Senin, 22 Jun 2026 11:34 WIB

Ketua Panpel Arema FC Tersangka Tragedi Kanjuruhan Kembali Diperiksa, Ditahan?

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 24 Okt 2022 16:28 WIB
Kuasa Hukum Abdul Haris, Taufiq Hidayat saat memberikan keterangan kepada wartawan di Polda Jatim (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)
Kuasa Hukum Abdul Haris, Taufiq Hidayat saat memberikan keterangan kepada wartawan di Polda Jatim (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC, Abdul Haris, salah satu tersangka dalam Tragedi Kanjuruhan kembali diperiksa di Polda Jatim, Senin (24/10/2022).

"Untuk saat ini Pak Haris sudah terima dengan segala resiko dijadikan tersangka dan mungkin ditahan. Tapi untuk tuntutannya saya kira sebagai pengacara tetap tidak terima dengan perkara yang dibebankan oleh satu pihak ini," ungkap Kuasa Hukum Abdul Haris, Taufiq Hidayat kepada wartawan di Mapolda Jatim, Senin (24/10/2022).

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Menurut Taufiq, masih ada pihak lain lagi yang seharusnya ditetapkan sebagai tersangka dalam tragedi yang menewaskan 135 orang ini.

"Hari ini korban ada meninggal satu lagi. Seharusnya meninggalnya korban itu sebagai spirit ya untuk menindaklanjuti proses hukum. Saya tidak tega dengan posisi Pak Haris seperti ini," ujarnya.

Dalam perkara ini, Taufiq juga meminta dukungan kepada elemen masyarakat untuk mendesak Polri agar menetapkan tersangka lainnya.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

"Saya minta untuk lembaga masyarakat seperti PBNU, Muhammadiyah itu kan banyak yang meninggal. Jadi kok nggak ada gerakan untuk mendukung Kapolri agar menindaklanjuti hukum ini lebih tepat sasaran, supaya Pak Kapolri bisa bertindak lebih tegas motong kepala dan ekor seperti yang beliau janjikan," papar dia.

Pihaknya juga menegaskan bahwa organisasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) juga harus bertanggung jawab secara hukum dalam tragedi ini, khususnya Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule.

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

"Seperti yang saya sampaikan dari awal, seharusnya ketua PSSI itu bertanggung jawab secara moral dan hukum. Karena bola ini nggak bisa terlaksana tanpa adanya stakeholder," ujarnya.

"Posisi saya tahu Pak Haris mau ditahan. Jadi saya agak bingung untuk menyampaikan kepada keluarga, anak-anaknya. Selama ini dipercayakan kepada kita walaupun beliau sudah siap dengan segala risiko. Saya kira tetap ada beban mental yang harus ditanggung oleh keluarganya," pungkas Taufiq.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.