Kamis, 18 Jun 2026 21:53 WIB

Cara Disdikbud Kota Mojokerto Antisipasi Banjir di Lingkungan Sekolah

Pekerja saat membuat saluran air (Foto-foto: Disdikbud Kota Mojokerto for jatimnow.com)
Pekerja saat membuat saluran air (Foto-foto: Disdikbud Kota Mojokerto for jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Mojokerto melakukan kerja bakti pembersihan saluran air untuk mengantisipasi genangan air di beberapa sekolah.

Kerja bakti ini dilakukan dengan membersihkan saluran air dan membangun selokan baru untuk pembuangan atau jalur keluarnya air.

Baca Juga: Tulungagung Deklasikan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Bebas Titipan

Dalam kegiatan ini, disdikbud bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (DPUPR) Kota Mojokerto.

Kepala Disdikbud Kota Mojokerto, Amin Wachid mengatakan, dari catatan dinasnya, terdapat 7 sekolah yang menjadi langganan genangan air.

Tujuh sekolah itu adalah SMPN 6, SMPN 1, SDN Kedundung 1, SDN Kedundung 2, SDN Kedundung 3, SDN Balongsari, SDN Wates 5 serta SDN Blooto.

"Dari tujuh sekolah tersebut, sebagian sudah diatasi sejak beberapa minggu yang lalu dan sebagian lagi masih dalam proses pengerjaan," ujar Amin, Minggu (23/10/2022).

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Pekerja saat membuat saluran airPekerja saat membuat saluran air

Menurut pria berdarah Madura itu, hasil pantauannya, genangan air tersebut berasal dari tersumbatnya saluran drainase sehingga membuat air hujan tidak bisa mengalir ke sungai dengan lancar.

"Diperlukan kesadaran serta langkah antisipasi cepat dan tepat untuk mencegah terjadinya genangan ini," tambah dia.

Baca Juga: Klarifikasi Dugaan Praktik Titipan Jabatan, Komisi D DPRD Jember Panggil Dispendik

Untuk biaya pengerjaan pembuatan selokan baru, lanjut Amin, semuanya diambilkan dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang sumber anggarannya berasal dari dana APBD Kota Mojokerto (BOSDA).

"Pembiayaan kami bebankan pada BOSDA, dana bantuan dari PemKot Mojokerto," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.