Senin, 15 Jun 2026 12:23 WIB

Bahaya! Pondasi Jembatan di Tuban ini Tergerus Air

  • Penulis :
  • | Senin, 30 Jul 2018 11:24 WIB
Pondasi jembatan Ngabungan sebagian runtuh/Foto: istimewa
Pondasi jembatan Ngabungan sebagian runtuh/Foto: istimewa

jatimnow.com - Pondasi Jembatan Ngabungan yang berada di Desa Kedungjambe, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, sebagian runtuh.

Jembatan yang terletak di jalur provinsi yang menghubungkan Bojonegoro-Tuban itu diketahui runttuh pada sebagian pondasinya. Hal ini cukup mengkahwatirkan jika dilewati kendaraan berat.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Berdasarkan informasi yang dihimpun jatimnow.com, runtuhnya pondasi jembatan yang memiliki panjang 14 meter dengan lebar 6 meter tersebut, diketahui oleh warga pafa Minggu (29/7/2018). Warga mengkahwatirkan jembatan akan ambrol dan memakan korban, jika tidak segera ditangani.

Ambrolnya pondasi jembatan yang pernah direnovasi pada tahun 1995 tersebut diduga akibat tergerus arus air sungai.

Sementara itu, petugas kepolisian melakukan penanganan sementara dengan menutup separoh jembatan menggunakan drum bekas.

Baca Juga: Polres Tuban Ungkap Peredaran Uang Palsu di Pasar Wage Grabagan

Hal ini dilakukan agar titik lemah jembatan yang ambrol tidak dilewati oleh kendaraan.

"Ya memang benar. Pondasinya jembatan ada yang ambrol," ujar Pejabat Sementara Kasubbag Humas Polres Tuban Iptu Agus Edi Pranoto saat dikonfirmasi jatimnow.com, Senin (30/7/2018).

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

Beberapa rambu larangan melintas bagi kendaraan berat juga dipasang di 100 meter sebelum jembatan. Rambu larangan tersebut juga dipasang di dua titik, yakni di Jarirogo dan Parengan, Tuban.

Saat ini untuk antisipasi, polisi memberlakukan sistem buka tutup bagi kendaraaan yang melintasi jembatan tersebut.

Penulis/Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.