Minggu, 21 Jun 2026 12:27 WIB

TGIPF Desak Polri Jalankan Rekomendasi Ekshumasi Korban Tragedi Kanjuruhan

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Rabu, 19 Okt 2022 16:04 WIB
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo. (foto: Zain Ahmad)
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo. (foto: Zain Ahmad)

jatimnow.com - Polri diminta segera menjalankan rekomendasi Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) terkait ekshumasi korban kerusuhan Stadion Kanjuruhan, Malang.

"Kami akan mengecek, ada satu rekomendasi lagi tentang autopsi korban yang meninggal. Gunanya untuk memastikan apa penyebab kematian para korban," tegas Armed Wijaya, Deputi V Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kemenko Polhukam, usai rekonstruksi Tragedi Kanjuruhan di lapangan Bhayangkara Polda Jatim, Rabu (19/10/2022).

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Ekshumasi adalah penggalian kubur yang dilakukan demi keadilan oleh pihak berwenang. Hal ini dilakukan untuk mengidentifikasi forensik penyebab kematian seseorang yang tidak natural dan dikuburkan sebelum dilakukan autopsi.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo yang juga hadir dalam rekonstruksi mengatakan bahwa pihaknya masih menjalin komunikasi dengan keluarga korban. Berdasarkan aturan, lanjutnya, proses ekshumasi harus mendapat persetujuan dari keluarga korban.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

"Sampai hari ini pihak penyidik bersama Polhukam akan bertemu keluarga korban, membahas ekshumasi. Ini sesuai Pasal 134 KUHP, bahwa penyidik harus melakukan komunikasi dengan pihak keluarga," jelasnya.

Dedi menegaskan penyidik bersama TGIPF secepatnya akan menemui keluarga korban untuk meminta persetujuan dilakukannya ekshumasi.

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

Berdasarkan rekomendasi, pihaknya harus melakukan ekshumasi setidaknya terhadap dua korban tragedi Kanjuruhan, Malang.

"Yang diautopsi rekomendasinya dua orang, tapi masih dikomunikasikan," pungkas jenderal bintang dua ini.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.