Kamis, 18 Jun 2026 10:39 WIB

Begini Kronologi Penembakan Gas Air Mata dalam Tragedi Kanjuruhan

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Rabu, 19 Okt 2022 13:24 WIB
Reka ulang adegan penembakan gas air mata oleh polisi kepada suporter dalam Tragedi Kanjuruhan di lapangan sepak bola Polda Jatim.(Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)
Reka ulang adegan penembakan gas air mata oleh polisi kepada suporter dalam Tragedi Kanjuruhan di lapangan sepak bola Polda Jatim.(Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polri menggelar rekonstruksi tragedi Kanjuruhan di lapangan sepak bola Polda Jawa Timur, Rabu (19/10/2022). Dalam reka ulang adegan peristiwa yang menewaskan 133 orang, sejumlah saksi, tiga tersangka dari polisi, dan peran pengganti dihadirkan.

Pantauan di lokasi, mereka yang dihadirkan langsung memeragakan adegan. Terlihat ada sekitar 30 adegan yang diperagakan. Mulai dari penghalauan suporter hingga penembakan gas air mata di dalam stadion.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Dalam rekonstruksi, paling terlihat jelas adalah perintah penembakan gas air mata pada adegan 19 hingga 25 yang dilakukan 5 anggota polisi.

Sebelum terjadinya penembakan gas air mata, para anggota sempat mendapatkan perintah dari tersangka AKP Hasdarman yang merupakan Danki 3 Sat Brimob Polda Jatim.

Perintah tersebut yakni memberikan imbauan kepada suporter yang masuk ke lapangan untuk mundur. Reka ulang ini terjadi pada adegan 17.

"Adegan ke-17, tersangka Hasdarman bersama danton lainnya memberikan imbauan ke suporter dengan cara mengatakan sabar-sabar jangan melempar. Tetapi lemparan tidak berhenti, brutal, anarkis dan agresif," kata pengarah adegan menggunakan pengeras suara.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

"Suporter, tolong meninggalkan lapangan. Jangan melempar," imbau tersangka Hasdarman kepada suporter seperti yang diperagakan dalam rekonstruksi.

Kemudian pada adegan ke-18, tersangka Hasdarman lantas memerintahkan kepada anggotanya untuk melakukan persiapan penembakan gas air mata karena para suporter semakin brutal.

"Tersangka tiga, Hasdarman mendengar tembakan gas air mata dari pasukan sebelah kiri. Selanjutanya tersangka memerintahkan Danton untuk penembakan gas air mata persiapan," kata pengarah adegan.

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

Setelah itu, Danton meneruskan kepada lima anggota yang membawa senjata agar persiapan melakukan penembakan gas air mata.

"Pada adengan ke-19, pada pukul 22.09 WIB, atas perintah tersangka tiga Hasdarman, saksi Baratu Teguh Febrianto menggunakan senjata laras licin kaliber 58 milimeter menembakan satu kali dengan amunisi warna biru, mengarah ke depan gawang sisi Selatan," jelas pengarah adegan.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.