Minggu, 14 Jun 2026 21:19 WIB

Korban Longsor Ponorogo Diobservasi di IGD, Dokter Bilang Begini

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 18 Okt 2022 15:29 WIB
Tim medis masih melakukan observasi terhadap korban longsor di IGD RSUD dr Harjono. (foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)(
Tim medis masih melakukan observasi terhadap korban longsor di IGD RSUD dr Harjono. (foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)(

jatimnow.com - Miseni (55), korban longsor di Desa Jurug, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo masih diobservasi di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Harjono, Selasa (18/10/2022).

"Kami lakukan tindakan di IGD rumah sakit (RSUD dr Harjono)," ujar Humas RSUD dr Harjono, Joko Handoko, Selasa siang.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Dari pemeriksaan, kata dia, ada patah tulang lengan tangan kanan. Kemudian robek di kelingking tangan kanan dan robek pada kaki kanan.

"Saat ini kondisi pasien sadar bisa diajak komunikasi. Selain itu, pasien juga bisa cerita kronologi kejadian longsor yang menimpanya," sambung Joko.

Menurutnya, pendarahan organ dalam diperkirakan tidak ada, karena sudah dilakukan kateterasi. Selain itu, hasil tes juga tidak ada masalah.

"Selanjutnya akan kami konsultasi ke dokter spesialis orthopedi. Apakah perlu dilakukan operasi atau tidak," tegasnya.

Baca Juga: Akses Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Mulai Dibuka Dengan Sistem Buka Tutup

Apabila hasil konsultasi mengharuskan operasi, pasien diwajibkan rawat inap. Sebaliknya, pasien bisa kembali pulang apabila tidak ada operasi.

"Kesadaran pasien dalam kondisi baik, dan bisa pulang bila memang tidak perlu diambil tindakan operasi,"pungkasnya.

Sebelumnya, satu rumah terkena longsor di Desa Jurug, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo, Selasa (18/10/2022). Dalam peristiwa itu dilaporkan pasangan suami istri (pasutri) menjadi korban. kedua korban adalah Slamet (60) dan Miseni (55).

Baca Juga: Material Batu Longsor, Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Kembali Ditutup

Longsor disebabkan hujan turun cukup lebat di sekitar lokasi pada Senin (17/10/2022) malam. Keesokan paginya hujan masih turun yang menyebabkan rumah Miseni tertimpa longsor dari tebing.

Sunarti, kakak korban, menceritakan kejadian itu membuat kedua adiknya tidak bisa menyelematkan diri. Miseni dan Slamet dirawat terpisah.

"Yang di RSUD Harjono yang istrinya. Yang suaminya di Puskesmas Sooko," ujar Sunarti, Selasa (18/10/2022) siang.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.