Minggu, 21 Jun 2026 01:55 WIB

Ratusan Rumah di Trenggalek Terendam Banjir, Ketinggian Air Hingga 1,75 Meter

Warga dievakuasi petugas.(Foto: Bramanta Pamungkas)
Warga dievakuasi petugas.(Foto: Bramanta Pamungkas)

jatimnow.com - Ratusan rumah warga di Kelurahan Kelutan, Kabupaten Trenggalek terendam banjir. Ketinggian air hingga 1,75 meter. Petugas dari BPBD, Satpol PP dan Basarnas mengevakuasi warga. Mereka memprioritaskan kalangan difabel, lansia, wanita dan anak untuk dievakuasi. Banjir ini merupakan yang terparah dalam 15 tahun terakhir. Kejadian serupa pernah terjadi pada 2006 lalu.

Lurah Kelutan Pamuji Rohmat mengatakan, air mulai masuk ke kawasan permukiman sekitar pukul 06.00 WIB. Dari total 14 RT di Kelurahan Kelutan, hanya 2 RT yang tidak mengalami banjir. Sedangkan 12 lainnya terendam banjir.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

"Kalau jumlah warga yang terdampak mencapai 3.500 jiwa. Saat ini beberapa di antaranya sudah diungsikan," ujarnya, Selasa (18/10/2022).

Air yang masuk ke kawasan permukiman berasal dari luapan Sungai Ngasinan. Intensitas hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan debit air di sungai meningkat. Air dari beberapa daerah masuk ke sungai sehingga meluap.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

"Hujan deras dalam beberapa hari membuat sungai meluap dan airnya masuk ke rumah, " terangnya.

Sementara itu, Sekertaris BPBD Kabupaten Trenggalek Tri Puspita Sari menerangkan bahwa banjir juga terjadi di beberapa titik yang tersebar di 4 kecamatan. Yakni, Kecamatan Trenggalek, Pogalan, Gandusari dan Karangan. Posko pengungsian sudah disiapkan di Kantor Basarnas, Kecamatan Pogalan dan GOR Menak Sopal. Petugas juga telah membuka dapur umun untuk memenuhi kebutuhan logistik warga.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

"Banjir terparah terjadi di wilayah Kelurahan Tamanan dan Kelutan, Kota Trenggalek, " pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.