Kamis, 18 Jun 2026 15:14 WIB

Pengamen Mabuk di Kota Malang Todongkan Cutter ke Pengguna Jalan

Pengamen yang menodongkan cutter diamankan Satpol PP Kota Malang (Foto: Dok. Satpol PP Kota Malang)
Pengamen yang menodongkan cutter diamankan Satpol PP Kota Malang (Foto: Dok. Satpol PP Kota Malang)

jatimnow.com - Satpol PP mengamankan seorang pengamen di Kota Malang yang menodongkan cutter kepada pengendara saat tidak diberi uang.

Korban VD (45), menceritakan bahwa peristiwa tersebut terjadi ketika dia melintas di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Blimbing, Kota Malang sekitar pukul 23.30 Wib, Sabtu (15/10/2022) lalu.

Baca Juga: Baterai Motor Listrik Overload, Ruang Praktikum Polinema Malang Hangus Terbakar

"Waktu itu saya berhenti di pertigaan lampu merah. Ketika mau memberikan uang ternyata saya tidak punya uang kecil. Sehingga tak jadi saya beri uang si pengamen itu," ujar VD, Senin (17/10/2022).

Namun, sekitar satu menit pengamen itu malah tak beranjak pergi. Ketika pintu kaca dibuka oleh VD, pengamen malah marah-marah dan melontarkan kata-kata kotor.

"Tiba-tiba dia marah dan menantang berkelahi. Saya sudah minta maaf tapi tetap saja dia emosi, malah memegang cutter dan menodongkan ke wajah saya," terangnya.

Korban langsung menutup kaca pintu kembali karena takut. Namun kedua teman korban yang satu mobil tidak terima dan menantang si pengamen tersebut.

Baca Juga: Pedagang hingga Driver Ojol Malang Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan

"Teman saya gak terima dan mau keluar dari mobil tapi saya larang. Pas lampu hijau saya pun pergi," bebernya.

Korban menenangkan temannya. Di sisi lain, ada teman dari pengamen tersebut juga menghampiri dan langsung menarik pengamen yang menodongkan cutter ke arah korban.

"Temannya pengamen agak kecil tahu kalau ramai, langsung ditarik pengamen itu. Akhirnya lampu hijau, saya langsung pergi. Selang sejam saya melapor melalui hotline dan ternyata ada respon," tuturnya.

Baca Juga: Diskon Iuran 50 Persen, BPJS Ketenagakerjaan Kota Malang Incar Sektor Informal

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Kabid KKU) Satpol PP Kota Malang, Rahmat Hidayat mengaku sudah mengamankan pengamen yang diketahui identitasnya berinisial AP (39) alias Doweh.

"Sudah kita tangkap dan langsung kita bina. Padahal dulu dia pernah kita tindak. Dari pengakuannya dia sengaja menakut-nakuti pengendara pakai cutter. Dia nekat karena pas mabuk," ujarnya.

Dari hasil pendataan, Doweh sehari-hari tinggal dan tidur di depan ruko di wilayah Kota Malang. Hasil penggeledahan, di dalam tasnya ditemukan dua gunting dan beberapa paku.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.