Sabtu, 20 Jun 2026 22:05 WIB

Jumpa Ratusan Petani, Mas Adi Bicara Pentingnya Kemandirian Sektor Pertanian

  • Penulis : Moch Rois
  • | Senin, 17 Okt 2022 15:25 WIB
Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi) - (Foto: Pemkot Pasuruan)
Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi) - (Foto: Pemkot Pasuruan)

jatimnow.com - Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo menghadiri pameran pertanian yang diikuti peserta sekitar seratusan petani dari Pasuruan Raya, Probolinggo, Sidoarjo, dan Malang Raya, di Gedung Kesenian Darmoyudho, Kota Pasuruan, Senin (17/10/2022).

Dalam forum terdebut Mas Adi, panggilannya, mengatakan jika salah satu kunci sukses pembangunan adalah kemandirian pada sektor pertanian. Menjadi sebuah ironi bagi negara dengan potensi sektor pertanian yang unggul seperti Indonesia, jika masih harus menggantungkan hasil pertanian dengan cara impor.

Baca Juga: Sanggar DAUN Gelar Pameran HUT ke-22 di Galeri Prabangkara Surabaya

"Kita harus terinsipirasi dari lirik lagu Koes Plus. Tongkat kayu dan batu jadi tanaman untuk menggambarkan suburnya tanah Indonesia. Wilayah luas namum tanahnya tidak dikelola dengan baik, tidak akan berkontribusi terhadap ketahanan pangan," jelas Mas Adi.

Di forum tersebut, ia juga menceritakan bagaimana Kota Pasuruan yang memiliki wilayah sangat kecil berisi empat kecamatan, secara cermat mengelola lahan pertanian hingga bisa menghasilkan bibit padi unggul.

Baca Juga: Dukung Petani, PTP Nonpetikemas Percepat Distribusi Bahan Baku Pupuk

Pemkot Pasuruan saat ini juga gencar mengembangkan urban farming di beberapa permukiman padat penduduk yang memiliki lahan terbatas.

"Salah satu kunci pembangunan adalah kemandirian pada sektor pertanian. Partisipasi petani untuk pembangunan Kota Pasuruan dapat berupa keunggulan produk pertanian, kemandirian sektor pertanian, serta ketahanan pangan," ujarnya.

Baca Juga: Ansor Karanggeneng Cetak Petani Militan, Lawan Krisis Pangan dari Desa

Mas Adi pun mengucapkan terima kasih atas peran swasta yang telah memberikan edukasi dan pengetahuan terhadap para petani, khususnya di Kota Pasuruan.

"Saya sangat berterima kasih karena kegiatan kolaborasi seperti ini sangat penting, sebagai upaya meningkatkan kemandirian pertanian yang bermuara pada ketahanan pangan. Pemerintah tidak dapat berdiri sendiri, namun harus berkolaborasi dengan berbagai stakeholder," tandasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.