Selasa, 16 Jun 2026 00:10 WIB

Pemuda Asal Buduran Sidoarjo Tewas Dikeroyok dan Dipukul Paving

Warga setempat saat menunjuk lokasi kejadian.(Foto: Zainul Fajar)
Warga setempat saat menunjuk lokasi kejadian.(Foto: Zainul Fajar)

jatimnow.com – Nasib nahas menimpa AS (18) pemuda asal Buduran, Sidoarjo yang tewas usai dikeroyok di Jalan Raya Desa Bluru Kidul, Sidoarjo Kota, Kabupaten Sidoarjo, tepatnya depan Pasar Bluru. Tidak hanya dipukul dan dikeroyok, pelaku juga tega menghantam kepala korban dengan paving.

Berdasar informasi yang diperoleh, insiden pengeroyokan tersebut terjadi Minggu (09/10/2022) dini hari sekira pukul 00.30 WIB. Diketahui peristiwa tersebut bermula ketika korban bermaksud untuk menjemput teman perempuannya berinisial PR (18). PR menghubungi korban dan meminta dijemput di kawasan Perumahan Bluru Kidul.

Baca Juga: Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Gotong Royong Tanam Pucuk Merah

Di tengah perjalanan, PR yang dibonceng korban tiba-tiba dikejar segerombolan pemuda. Sesampainya di depan Pasar Bluru, pelaku menendang sepeda motor korban hingga terjatuh. Sesaat setelah terjatuh itulah, pelaku yang diduga lebih dari 3 orang memukuli wajah dan kepala korban dengan tangan dan memukulnya dengan paving atau batako.

Puas memukuli korban dan melihat korban tidak berdaya, gerombolan pelaku akhirnya pergi meninggalkan lokasi. PR yang masih ketakutan akibat melihat AS dianiaya dengan teganya, akhirnya menghubungi salah satu kerabat dari korban. Tak berselang lama, kerabat korban mendatangi lokasi kejadian dan membawanya pulang kerumah.

Dengan luka memar dan berdarah-darah, korban diduga mengalami pendarahan hebat di bagian kepala hingga mengakibatkan tidak sadarkan diri. Keluarga korban berinisiatif langsung membawanya ke RSUD Sidoarjo. Namun nahas, AS mengembuskan napas terakhirnya saat dirujuk ke RSUD.

Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta

Agus salah satu warga mengatakan bahwa warga di sekitar lokasi semula tidak tahu atas kejadian ini. Ia baru mengetahui saat pihak kepolisian melakukan olah TKP di jalanan depan Pasar Bluru.

“Kami warga yang di pasar itu ndak tahu mas. Tahunya itu pas Minggu siang ada dua mobil polisi sedang melakukan olah TKP sambil memfoto di dua titik. Saat warga iseng ada yang tanya, katanya ada pengeroyokan gitu,” ujar Agus saat ditemui di lokasi, Jumat (14/10/2022).

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Sidoarjo AKP Oscar Stefanus Setjo saat dikonfirmasi mengatakan akan ada rilis terkait penganiayaan itu.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

“Tunggu dirilis ya,” pungkasnya. 

 

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.